Saturday, May 26, 2007

Hore 27 Mei 2007


Matahari, si Raja Siang

Hai, kalian pasti kenal dengan matahari. Ya, setiap hari kita senantiasa melihatnya. Asalkan hari cerah tidak tertutup awan mendung. Tapi tahukah kalian tentang matahari?

Matahari adalah bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil). Matahari serta kedelapan buah planet (yang sudah diketahui/ditemukan oleh manusia) membentuk Tata Surya. Matahari dikategorikan sebagai bintang kecil jenis G.

Matahari adalah suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.

Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan tata surya. Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, kromosfer dan korona. Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat hidrogen dengan zat helium melalui reaksi fusi nuklir pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.

Matahari dipercayai terbentuk pada 4,6 miliar tahun lalu. Kepadatan massa matahari adalah 1,41 berbanding massa air. Jumlah tenaga matahari yang sampai ke permukaan Bumi yang dikenali sebagai konstan surya menyamai 1.370 watt per meter persegi setiap saat. Matahari sebagai pusat Tata Surya merupakan bintang generasi kedua. Material dari matahari terbentuk dari ledakan bintang generasi pertama seperti yang diyakini oleh ilmuwan, bahwasanya alam semesta ini terbentuk oleh ledakan big bang sekitar 14.000 juta tahun lalu.

Jarak matahari dengan Bumi

Jarak matahari ke bumi adalah 93.000.000 mil. Jarak ini dipakai sebagai satuan astronomi. Satu satuan astronomi (Astronomical Unit = AU) adalah 93 juta mil = 148 juta km. Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kali diameter Bumi. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Cahaya matahari menempuh masa 8 menit untuk sampai ke Bumi dan cahaya matahari yang terang ini dapat mengakibatkan siapapun yang memandang terus kepada matahari menjadi buta.

Suhu

Menurut perhitungan para ahli, temperatur di permukaan matahari sekitar 6000 derajat Celsius namun ada juga yang menyebutkan suhu permukaan sebesar 5500 derajat Celsius. Jenis batuan atau logam apapun yang ada di Bumi ini akan lebur pada suhu setinggi itu. Temperatur tertinggi terletak di bagian tengahnya yang diperkirakan tidak kurang dari 25 juta derajat Celsius namun disebutkan juga kalau suhu pada intinya 15 juta derajat Celsius. Menurut JR Meyer, panas matahari berasal dari batu meteor yang berjatuhan dengan kecepatan tinggi pada permukaan matahari. Sedangkan menurut teori kontraksi H Helmholz, panas itu berasal dari menyusutnya bola gas. Ahli lain, Dr Bothe menyatakan bahwa panas tersebut berasal dari reaksi-reaksi nuklir yang disebut reaksi hidrogen helium sintetis.

Perputaran Matahari

Matahari berputar 25,04 hari bumi setiap putaran dan mempunyai gravitasi 27,9 kali gravitasi Bumi. Terdapat julangan gas teramat panas yang dapat mencapai hingga 100.000 kilometer ke angkasa. Semburan matahari 'sun flare' ini dapat mengganggu gelombang komunikasi seperti radio, TV dan radar di Bumi dan mampu merusak satelit atau stasiun angkasa yang tidak terlindungi. Matahari juga menghasilkan gelombang radio, gelombang ultra-violet, sinar infra-merah, sinar-X, dan angin matahari yang merebak ke seluruh tata surya.

Bumi terlindungi daripada angin matahari oleh medan magnet bumi, sementara lapisan ozon pula melindungi Bumi daripada sinar ultra-violet dan sinar infra-merah. Terdapat bintik matahari yang muncul dari masa ke masa pada matahari yang disebabkan oleh perbedaan suhu di permukaan matahari. Bintik matahari itu menandakan kawasan yang "kurang panas" berbanding kawasan lain dan mencapai keluasan melebihi ukuran Bumi. Kadang-kala peredaran Bulan mengelilingi bumi menghalangi sinaran matahari yang sampai ke Bumi, oleh itu mengakibatkan terjadinya gerhana matahari.

Manfaat matahari

* Matahari mempunyai fungsi yang sangat penting bagi bumi. Energi pancaran matahari telah membuat bumi tetap hangat bagi kehidupan, membuat udara dan air di bumi bersilkurasi, tumbuhan bisa berfotosintesis, dan banyak hal lainnya.

* Merupakan sumber energi (sinar panas). Energi yang terkandung dalam batu bara dan minyak bumi sebenarnya juga berasal dari matahari.

* Mengontrol stabilitas peredaran bumi yang juga berarti mengontrol terjadinya siang dan malam, tahun serta mengontrol planet lainnya. Tanpa matahari, sulit membayangkan kalau akan ada kehidupan di bumi.

Karena besarnya jasa matahari, kita harus bersyukur pada sang Maha Pencipta yang telah menciptakan Matahari. Bayangkan jika kita tidak punya matahari. Apa yang terjadi?

(benny rhamdani)

Friday, May 18, 2007

Cernak, 20 Mei 2007



Kentang Kebencian

Oleh Benny Rhamdani

Kalian punya dua teman di kelas yang saling bermusuhan? Aku punya. Namanya Dion dan Ardi. Aku tidak tahu asal mula mereka bermusuhan. Tapi mereka sejak pertama aku kenal, sudah saling membenci.

“Dasar gorilla! Lihat-lihat dong kalau jalan!” teriak Ardi.

“Cacing kepanasan, makanya kalau kurus jangan berdiri menghalangi jalan!” Dion tak kalah pedas berteriak.

Ya, itu hanya sebagian kata-kata yang selalu mereka ucapkan saa bertengkar. Mereka kemudian berkelompok. Dion membuat kelompok dengan beberapa anak, juga Ardi. Kalau bertengkar juga mulai berkelompok.

Sebagai ketua kelas jelas aku bingung. Aku tidak mau berpihak di satu pihak. Tapi aku tidak pernah berhasil mendamaikan mereka. Ya, pernah juga mereka berdamai. Sayangnya, cuma untuk satu hari.

Akhirnya, aku menorah. Aku mengadukan soal Dion dan Ardi ke wali kelas kami, Bu Aisah.

“Jadi mereka sampai sakarang masih bermusuhan?” tanya Bu Aisah yang dua hari lalu sudah berusaha mendamaikan Dion dan Ardi.

Aku mengangguk.

“Ben, sekarang kembali ke kelas. Biar nanti Ibu cari jalan keluar lainnya,” kata Bu Aisah.

Aku pun kembali ke kelas. Ak lama kemudian Bu Aisah masuk ke kelas.

“Ibu akan memberi tugas kepada kalian, besok jangan lupa membawa kentang,” kaa Bu Aisah.

“Berapa banyak, Bu?” tanyaku.

“Sebanyak orang yang kalian benci. Minimal satu buah,” kata Bu Aisah.

Aku dan penghuni kelas lainnya kaget. Namun kami tak bertanya lagi.

Esok harinya seisi kelas lima membawa kentang. Jumlahnya beraneka macam. Paling sedikit ya satu. Termasuk aku. Sebenarnya aku tidak ingin membawa kenang karena aku tidak merasa membenci seseorang pun.

“Nah, sekarang keluarkan kentang yang dibawa. Silakan, tuliskan satu nama yang kalian benci di kelas ini di setiap kentang. Lalu kentang itu disimpan kembali di tas. Seiap hari Ibu akan memeriksa kenang kalian. Jangan ada yang pernah menukarnya,” jelas Bu Aisah.

Kami langsung menurui kata-kata Bu Aisah. Aku bisa menebak nama yang akan ditulis Dion dan Ardi.

Hari demi hari, kentang itu kami bawa ke sekolah. Lama kelamaan, kami mulai terganggu dengan bau kentang yang membusuk. Apalagi yang menulis banyak nama di banyak kentang. Tapi Bu Aish tetap melarang kami menukar dengan kentang yang lain. Sampai akhirnya, kami benar-benar tidak tahan dengan kentang yang kami bawa.

“Nah, Ibu izinkan kalian membuang kentang di tas kalian, asalkan kalian memina maaf dan memaafkan kesalahan orang yang namanya kalian tuliskan di kentang. Kenang itu adalah lambing hati kalian. Jika kalian membiarkan kebencian ada di hati kalian, maka akan tercium bau busuk dari hati kalian yang tidak disukai siapapun,” kata Bu Aisah.

Aku langsung meminta maaf kepada Ardii karena aku menulis namanya di kenang. Anak-anak lain juga melakukan hal sama. Seelah itu kami membuang kentang-kentang busuk iu. Kini tinggal Ardi dan Dion yang masih menyimpan kentang.

“Ayolah, kalian bemaafan. Kami tidak suka ada bau kentang busuk di kelas ini,” teriak yang lain.

Makin lama teriakan itu makin ramai. Tapi Dion dan Ardi tak mau bermaafan. Bu Aisah tidak marah. Dion dan Ardi diharuskan teap membawa kentang masing-masing.

Keesokan harina, aku dan seisi kelas sudah bersiap menutup hidung ketika Ardi dan Dion masuk. Pasti bau sekali! Tapi …

“Heh, kenapa kalian idak membawa kentang masing-masing …?” tanyaku.

“Kami sudah membuangna kemarin,” kata Ardi dan Dion bareng.

“Kami tidak akan membiarkan hati kami membusuk,” kata Ardi.

“Mulai sekarang kami bersahabat,” tambah Dion.

Aku senang mendengarnya. Mudah-mudahan perdamaian ini akan berlangsung selamanya.

^-^

Hore, 20 Mei 2007


Ayo Main Bulutangkis

Kalian pernah mendengar olahraga badminton? Wah, mungkin sudah jarang ya? Bagaimana kalau bulutangkis? Tidak kenal juga? Waduh, padahal olahraga satu ini dulu sanga popular di Indonesia. Aapalagi banyank atlet kita yang mengharumkan nama bangsa di dunia inernasional.

Bulutangkis atau badminton adalah suatu olahraga raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau dua pasangan (untuk ganda) yang berlawanan. Olahraga bulutangkis dimainkan dengan pemain di satu sisi bertujuan memukul bola permainan ("kok" atau "shuttlecock") melewati net agar jatuh di bidang permainan lawan yang sudah ditentukan. Dia juga harus mencoba mencegah lawannya melakukan hal tersebut kepadanya.

Asal-usul Badminton

Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut di India dan Tiongkok. Nenek moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.

Di Inggris sejak zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat (Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika majalah Punch mempublikasikan kartun untuk ini.

Penduduk Inggris membawa permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat China, dan Siam (sekarang Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.

Olah raga kompetitif bulutangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad ke-19 saat mereka menambahkan jaring/net dan memainkannya secara bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.

Para tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada 1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860 dalam sebuah pamflet oleh Isaac Spratt, seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new game" ("Battledore Bulutangkis - sebuah permainan baru"). Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire, Inggris.

Peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi Bulutangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan Kejuaraan All England.

Bulutangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia Timur dan Tenggara, yang saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.

International Badminton Federation (IBF) didirikan pada 1934 dan membukukan Inggris, Irlandia, Skotlandia, Wales, Denmark, Belanda, Kanada, Selandia Baru, dan Prancis sebagai anggota-anggota pelopornya. India bergabung pada 1936. Pada IBF Extraordinary General Meeting di Madrid, Spanyol, September 2006, usulan untuk mengubah nama International Badminton Federation menjadi Badminton World Federation (BWF) diterima dengan suara bulat oleh seluruh 206 delegasi yang hadir.

Olahraga ini menjadi olah raga Olimpiade Musim Panas di Olimpiade Barcelona tahun 1992. Indonesia dan Korea Selatan sama-sama memperoleh masing-masing dua medali emas tahun itu.

Atlet Indonesia

Indonesia memiliki banyak atlet bulutangkis berprestasi. Beberapa di anaranya adalah:

Rudy Hartono Kurniawan (lahir di Surabaya, 18 Agustus 1949) adalah seorang mantan pemain bulutangkis Indonesia. Ia pernah memenangkan kejuaraan dunia di tahun 1980, dan Kejuaraan All England selama 8 kali pada tahun 1960'an dan 1970'an.

Liem Swie King (Kudus, 28 Februari 1956) adalah seorang pemain bulutangkis yang dulu selalu menjadi buah bibir sejak dia mampu menantang Rudy Hartono di final All England tahun 1976 dalam usianya yang ke-20. Kemudian Swie King menjadi pewaris kejayaan Rudy di kejuaraan paling bergengsi saat itu dengan tiga kali menjadi juara ditambah empat kali menjadi finalis. Bila ditambah dengan turnamen "grand prix" yang lain, gelar kemenangan Swie King menjadi puluhan kali. Swie King juga menyumbang medali emas Asian Games di Bangkok 1978, dan enam kali membela tim Piala Thomas. Tiga di antaranya Indonesia menjadi juara.

Susi Susanti (lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat 11 Februari 1971) adalah seorang pemain bulutangkis putrid Indonesia. Dia menikah dengan Alan Budikusuma, yang meraih medali emas bersamanya di Olimpiade Barcelona 1992. Selain itu, ia pernah juga meraih medali perunggu di Olimpiade Atlanta 1996.

Taufik Hidayat (lahir pada 10 Agustus 1981 di Bandung, Jawa Barat) adalah pemain bulutangkis tunggal putra dari Indonesia. Dia berasal dari klub SGS Elektrik Bandung. Tinggi badannya adalah 176 cm. Dia adalah peraih medali emas untuk Indonesia pada Olimpiade Athena 2004 dengan mengalahkan Seung Mo Shon dari Korea Selatan di babak final. Pada 21 Agustus 2005, dia menjadi juara dunia dengan mengalahkan permain peringkat 1 dunia, Lin Dan di babak final, sehingga menjadi pemain tunggal putra pertama yang memegang gelar Kejuaraan Dunia Bulutangkis dan Olimpiade pada saat yang sama. Selain itu, ia juga sedang memegang gelar juara tunggal putra Asian Games (2002, 2006).

Nah, mudah-mudahan ada di antara kalian yang menyusul nama-nama di atas. Jadi, di masa memperingati hari Kebangkitan Nasional ini, prestasi olahraga ia juga bangkit! (benny rhamdani)

Saturday, May 12, 2007

Dihapus

Hore, 13 Mei 2007


Belajar Bahasa Asing Yuk!

This is the window
that is the door this is the blackboard that is the book

Kalian kenal lagu itu? Belum? Wah, padahal sekarang lagu tersebut banyak diajari di bangku TK lho. Tapi mudah-mudahan kalian tahu artinya ya. Kalau tidak tahu, coba cuka kamus bahasa Inggris di rumah.


Teman-teman, penguasaan bahasa asing, setidaknya bahasa Inggris, dinilai sangat penting untuk mendukung karir dan kehidupan profesional kita di usia dewasa nanti. Jadi tak jarang sejak Play Group atau TK anak-anak sudah diperkenalkan bahasa asing (bahasa Inggris atau arab). Bahkan banyak pula teman-teman kita yang mendaftarka diri pada kursus-kursus yang diadakan lembaga bahasa.

Lebih Cepat

Tahukah teman-teman, dibandingkan orang dewasa kemampuan kita yang masih anak-anak untuk menguasai bahasa asing jauh lebih cepat dan lebih baik? Ini dikarenakan daya pikir anak lebih lentur sehingga lebih mudah untuk menyerap kosa kata dan tata bahasa asing serta dapat mempraktekkannya secara natural. Sebaliknya, jika kita sedikit terlambat mengenal bahasa asing pada anak,misalkan saat sudah menginjak usia remaja, maka kemampuan kita untuk menyerap pengetahuan bahasa asing sudah berkurang dan hasilnya pun tidak akan maksimal.

Jadi, pada usia berapakah kita sudah dapat dikenalkan dengan bahasa asing? Usia balita adalah saat yang tepat untuk mengenalkan bahasa asing pada anak, selain bahasa nasional dan bahasa ibu atau daerah. Pada usia tersebut, pola bahasa dan kemampuan berbicara anak belum terbentuk benar. Beberapa hasil penelitian bahkan menunjukkan, usia balita adalah usia yang tepat untuk mencetak anak yang memiliki kemampuan berbagai bahasa.

Kosa kata yang dipelajari oleh kita sebelum mencapai usia remaja akan disimpan di area otak yang berbeda dengan area untuk menyimpan memori bahasa yang dipelajari di usia remaja atau dewasa. Maka, tak mengherankan jika mereka yang baru mempelajari bahasa asing di usia dewasa akan sulit untuk menghilangkan aksen bahasa sehari-harinya. Sedangkan anak-anak yang sudah mengenal bahasa asing di usia dini dapat berbicara dalam aksen yang tepat.
Agar Lebih Asyik

Agar kita lebih terlatih dan terbiasa menggunakan bahasa asing, tentu saja kita tidak hanya tergantung pada guru bahasa asing di sekolah atau tempat kursus. Tips berikut akan membantu kita lebih paham dan menguasai bahasa asing;
* Ciptakan suasana yang santai. Terkadang suasana kelas di sekolah atau tempat kursus dapat sangat membosankan kita sehingga kita tidak tertarik pada apa yang disampaikan oleh guru. Belum lagi jika kita lebih suka bermain bersama teman-teman di luar kelas. Saat di rumah, kita dapat minta bantuan orangtua kita untuk belajar atau mengenalkan kosa kata bahasa asing baru. Mintalah orangtua kita untuk memilih kosa kata yang mudah kita mengerti, seperti warna, angka, nama binatang kesayangannya atau panggilan untuk saudara terdekat. Minta ajarkan pula nyanyian sederhana untuk melatih cara pengucapan yang baik.
* Anggaplah belajar bahasa asing sama dengan membangun sebuah bangunan. Setiap kosa kata baru yang kita kenal adalah sebuah tembok dari struktur bahasa. Manfaat utama dari penguasaan lebih dari satu bahasa sangatlah besar, karena akan memudahkan kita memahami dan menerima budaya asing sekaligus juga meningkatkan bahasa yang utama yang digunakannnya sehari-hari.
* Mulailah dengan satu kata, kemudian secara perlahan belajar dua hingga 3 kata. Ketika memperkenalkan kosa kata bahasa asing, tunjuklah benda yang dimaksud karena kita akan lebih mudah paham melalui suatu gambar atau visualisasi.
* Jika ibu atau ayah fasih berbicara dalam bahasa asing, mintalah beliau menularkan kemampuan tersebut.
* Sering-seringlah mengulang kosa kata yang sudah kita kenal. Pengulangan akan membantu kita mengingat dan penguasaan atas kosa kata merupakan kunci dalam mempelajari bahasa asing.
* Pasanglah musik dan film kartun yang menggunakan bahasa asing, karena kita akan lebih mudah mengerti jika kita menggunakan sesuatu yang dapat dinikmati dan alami secara langsung.
Oh iya, satu catatan penting bagi kita adalah belajar bahasa asing bukan berarti tidak harus mengenal bahasa nasional dan bahasa daerah sebagai akar budaya bangsa lho! Biar bagaimanapun kita harus lebih mencintai bahasa kita sendiri. (benny rhamdani)

Saturday, May 05, 2007

CERNAK, 6 Mei 2007


Rahasia Oma Wulan

Oleh Benny Rhamdani

Di dekat jalan rumahku, ada sebuah rumah yang sangat cantik, Rumahnya mungil, tapi halamannya luas. Aku suka berlama-lama melihat rumah itu bila melewatinya. Aku suka pohon-pohon yang menghijau di halam rumah. Juga bunga aneka warna di taman depan rumah.

Sayang, aku belum kenal penghuni rumah itu. Jadi aku tidak bisa masuk ke dalamnya. Ya, aku baru pindah seminggu lalu ke kota ini. Jadi aku belum kenal banyak orang di sini.

Herannya, ketika aku menanyakan soal penghuni rumah itu, Salsa sepertinya kaget sekali.

“Apa? Kamu ingin tahu pemilik rumah itu?” tanya Salsa. Dia teman sebayaku yang pertama kukenal di kompleks ini. Rumahnya di samping kanan rumahku.

“Iya. Kenapa?” tanyaku.

“Sebaiknya jangan tahu. Aku tidak suka Oma Wulan. Tepatnya semua anak-anak di kompleks ini tidak suka.”

“Oh, jadi nama pemiliknya Oma Wulan? Terus kenapa kamu tidak suka?” aku penasaran.

“Oma Wulan itu aneh.,” kata Salsa.

“Anehnya.”

“Dia tidak suka ke luar rumah. Tapi kami sering mendengar dia berteriak-teriak, menyanyi atau tertawa-tawa. Lalu kalau keluar rumah, pakaiannya suka aneh-aneh.”

“Maksudmu … Oma Wulan itu sakit jiwa?” tanyaku.

“Mungkin. Aku tidak tahu. Sebaiknya kamu tidak usah mengenalnya,” kata Salsa. “Dulu rumah itu ditempati anaknya. Lalu Oma Wulan menempati rumah itu. Katanya, anaknya tidak tahan tionggal dengan Oma Wulan. Akhirnya dia pergi ke luar negeri. Jadinya, Oma Wulan tinggal sendiri di sana?”

Aku manggut-manggut.

Dua hari kemudian aku melewati rumah itu. Kali ini aku melihat seorang wanita berpakain seperti bajak laut tengah menyirami bunga-bunga di pot yang banyak berjejer di teras.

Apakah itu Oma Wulan? Tapi dia tidak setua yang kubayangkan. Kupikir kalau bergelar Oma akan tampak seperti orangtua yang renta dan sudah ompong. Wanita ini tidak. Dia masih tampak kuat dan cantik. Hmm, hanya penampilannya saja yang aneh.

“Hehehehe!” Tiba-tiba Oma Wulan tertawa dan menatapku.

Aku sebenarnya takut. Apalagi kalau ingat perkataan Salsa. Tapi aku tidak mau lari. Aku ingin berkenalan dengan Oma Wulan.

“Selamat sore, Oma.”

“Hehehehe …” Oma Wulan terkekeh kemudian dia masuk ke dalam rumah tanpa membalas sapaanku.

Ya, aneh sekali dia. Hal ini jutru membuat aku penasaran.

Keesokan harinya aku melwati rumah Oma Wulan. Lagi-lagi aku emndapatkan Oma Wula tengah menyiram bunga dengan pakaian perang. Aku mendekati pagar.

“Selamat sore, Oma Wulan. Boleh aku masuk?” tanyaku.

Oma Wulan melihat ke arahku sebentar. Lalu, dia melihat ke sekitarku yang sepi. “Masuklah,” katanya sambil menghampiri pintu pagar dan membuka kuncinya.

Aku pun masuk ke halaman rumah yang asri itu. Wah, menyenagkan sekali berada di pekarangan rumahnya yang serba hijau dan penuh bunga-bunga bermekaran. Aku senang ketika melihat segerombol bunga mawar. Ada sarang laba-laba yang sengaja idbiarkan di sana.

“Namaku Muti. Aku senang sekali melihat pekaranagn rumah ini. Sangat cantik,” kataku begitu sampai teras.

“Ya, aku sering melihatmu memandangi pekarangan rumah ini dari seberang pagar. Masuklah,” ajak Oma Wulan.

Aku pun masuk ke dalam rumah. Wah, rumah mungil yang bersih. Tapi sesaat kemudian aku baru sadar, bahwa aku telah masuk ke rumah yang ditakuti anak-anak di kompleks ini.

“Kamu sepertinya anak yang baik. Silakan minum,” Oma Wulan memberiku minuman. Di meja sudah tersedia tiga toples kue.

Aku meminum sedikit sirup yang dibuat.

“Mengapa kamu tidak takut melihatku seperti anak-anak lainnya?” tanya Oma Wulan.

“Maksud Oma? Tadi aku tidak lari?” tanyaku.

“Iya.”

“Karena bagiku Oma tidak mankutkan. Bagaimana mungkin orang yang rajin merawat tanaman bisa menakutkanku?Kalu dia baik merawat tanaman, pasti akan baik pula sama nak kecil seperti aku,” jawabku.

Oma Wulan tertawa. “Wah, padahal aku sudah menggunakan ebrbagai cara agar anak-anak takut. Tapi kamu tidak takut juga,” katanya.

“Jadi Oma sengaja menakut-nakuti anak-anak di sini dengan pakaian aneh itu?” tanyaku.

“Iya.”

“Juga dengan suara nyanyian dan suara aneh lainnay dimalam hari?” tanyaku lagi.

“Hm, kalu itu sbenarnya aku sedang latihan. Dulu, aku ini seorang pemain sandiwara panggung. Kadang-kadang aku ingin berlatih sandiwara lagi dan memakai kostum sandiwaraku. Tapi ya … anak-anak di sini itu meneybalkan. Mereka sering memetik bunga-bunga di tamanku. Makanya aku pura-pura aneh biar mereka takut mendekati rumah ini.”

“Dan cara Oma Wulan berhasil,” sahutku.

“Tapi tidak kepadamu. Hm, aku harap kamu tidak menceritakan hal yang sbenarnya kepada teman-temanmu nanti. Biar saja mereka menganggap aku gila,” kata Oma Wulan.

“Jangan, Oma. Mneurutku, mereka harus tahu bahwa Oma Wulan itu baik. Lalu, ajak teman-temanku ke sini, kita menanam bunga dan menyiraminya bersama. Kalau orang yang suka merawat tanaman, biasanya mereka tidak suka mengganggu tanaman smebarangan,” kataku meniru ucapan mamaku.

“Wah, benar juga ya.”

“Bagaimana kalau besok aku mengajak teman-temanku untuk bermain ke sini?”

Oma Wulan mengangguk setuju. Matahari sore yang mulai tenggelam akhirnya membuat aku terpaksa pulang.

Keesokan harinya ketika aku bercerita soal Oma Wulan, Salsa terkejut. Dia tidak percaya. Tapi ketika kuceritakan penyebab Oma Wulan bertingkah aneh, muka Slasa berubah merah.

“Ya, aku dan teman-teman memang suka memetiki bunga-bunga di taman rumah itu. Kupikir dulu tidak ada penghuninya. Wah aku jadi malu. Aku harus minta maaf. Dan aku mau diajak bertaman nanti sore.”

Akhirnya aku dan Salsa mengajak lima anak lainnya bermain di rmah Oma Wulan. Sore harinya kami habisi waktu dengan bertaman.

***

Friday, May 04, 2007

Hore, 6 Mei 2007


Jalan-jalan ke Perpustakaan Yuk!

Kalian suka mengunjungi perpustakaan? Wah, sayang sekali kalau belum pernah. Karena di perpustakaan kita akan menemui banyak buku yang memuat banyak pengetahuan.

Dalam arti tradisional, perpustakaan adalah sebuah koleksi buku dan majalah. Perpustakaan dapat menunjuk ke koleksi pribadi perseorangan, tetapi lebih umum, sebuah koleksi besar yang dibiayai dan dirawat oleh sebuah kota, dan dibagi oleh banyak orang yang tidak mampu membeli banyak buku untuk diri mereka sendiri. Tetapi, dengan koleksi dan penemuan media baru selain buku untuk menyimpan informasi, banyak perpustakaan kini juga merupakan tempat penimpanan dan/atau akses ke map, cetak atau hasil seni lainnya, mikrofilm, mikrofiche, tape audio, CD, LP, tape video dan DVD, dan menyediakan fasilitas umum untuk mengakses gudang data CD-ROM dan internet.

Tidak heran jika sebuah kota yang maju dan hebat selalu dilengkapi perpustakaan yang hebat pula. Kabarnya, seberapa jauh majunya sebuah kota bisa dilihat dari jumlah perpustakaan, jumlah buku-bukunya dan para pengunjungnya.

Perpustakaan Alexandria

Perpustakaan Alexandria atau Perpustakaan Iskandariyah adalah pernah menjadi perpustakaan terbesar di dunia. Dia biasanya dianggap didirikan pada awal abad ke-3 SM pada masa pemerintahan Ptolemeus II dari Mesir setelah bapaknya mendirikan kuil Muses, Musaeum (yang merupakan asal kata "Museum"). Pengaturan awal dilakukan oleh Demetrius Phalareus. Perpustakaan ini diperkirakan menyimpan sekitar 400.000 sampai 700.000 naskah pada masa puncaknya.

Sebagai perbandingan, pada abad ke-14, Perpustakaan Sorbonne yang katanya memiliki koleksi terbesar di zamannya hanya memiliki 1700 buku. Para penguasa Mesir begitu bersemangat untuk memperbanyak koleksi mereka sampai-sampai mereka memerintahkan prajurit untuk menggeledah setiap kapal yang masuk guna memperoleh naskah. Jika ada naskah yang ditemukan, mereka menyimpan yang asli dan mengembalikan salinannya.

Deretan panjang nama-nama pemikir besar yang bekerja di perpustakaan dan museum Aleksandria mencakup para cendikiawan kelas dunia. Para cendekiawan di Aleksandria menghasilkan karya-karya besar dalam bidang geometri, trigonometri, dan astronomi, serta bahasa, kesusastraan dan kedokteran.

Sewaktu bangsa Arab menaklukkan Mesir pada tahun 640, perpustakaan Alexandria kemungkinan sudah tidak ada. Para cendikiawan masih berdebat tentang bagaimana dan kapan tepatnya perpustakaan itu lenyap. Ada yang mengatakan bahwa banyak isinya mungkin hilang sewaktu Julius Caesar membakar sebagian kota itu pada tahun 47. Apa pun penyebabnya, lenyapnya perpustakaan itu menyebabkan hilangnya segudang pengetahuan. lenyap pula ratusan karya penulis drama Yunani serta catatan tentang 500 tahun pertama sejarah Yunani kecuali beberapa karya Herodotus, Tusidides dan Xenopon.

Perpustakaan Alexandria dibangun kembali dan dibuka pada bulan Oktober 2002 berisi sekitar 400.000 buku ditambah dengan sistem komputer yang modern dan mutakhir memungkinkan pengunjung mengakses koleksi perpustakaan lain. koleksi utamanya dititik beratkan pada peradaban Mediterannia bagian timur. Perpustakaan baru ini memiliki kapasitas 8.000.000 buku.

Kenapa Kita Butuh Perpustakaan?

Sejak Sebelum Masehi, orang sudah menyadari pentingnya perpustakaan. Informasi yang dibutuhkan manusia begitu banyak. Jika setiap orang peneliti, pengarang, atau guru harus membeli semua buku yang dia harus baca/pelajari, atau berlangganan semua majalah ilmiah yang ia butuhkan, maka seluruh hartanya tidak mencukupi. Oleh karena itu didirikan perpustakaan. Di samping itu, merawat sekian banyak buku tidak mudah, terutama di negara Tropika beriklim Iembab.

Buku-buku dan dokumen-dokumen tersebut harus disimpan di ruang khusus, dan ada yang merawatnya. Di samping itu, diperlukan ahli yang tahu bagaimana membuat perpustakaan berfungsi dengan baik. Orang itu bukan birokrat, melainkan ahli yang sering disebuat pustawan. Mereka harus tahu akan kebutuhan masyarakat.

Untuk bisa meminjam buku di perpustakaan kita haru menjadi anggota perpustakaan tersebut. Cara mudahnya. Biasanya kita hanya mengisi formulir beserta membayar uang keanggotaan.

Satu hal yang perlu kita ingat, karena buku di perpustakaan itu milik bersama, maka kita harus menjaga setiap buku yang kita pinjam.

Di perpustakaan kita bisa memilih buku-buku yang kita mau melalui katalog. Bisa juga kita mencari langsung di rak-rak buku. Biasanya ada dua jenis buku di perpustakaan, yakni buku referensi yang hanya bisa dibaca di perpustakaan dan buku yang bsia dipinjam untuk dibaca di rumah.

Nah, sekali-kali minta ayah dan ibumu mengajakmu ke perpustakaan umum. Cobalah menjadi anggotanya. Biasanya perpustakaan umum, jauh lebih banyak koleksi bukunya ketimbang perpustakaan sekolah.

(benny rhamdani)

Saturday, April 28, 2007

CERNAK 29 April 07


Tak Mau Minum Obat

Oleh Benny Rhamdani

Prita sakit. Seperti biasanya, seisi rumah akan kerepotan bila si bungsu sakit. Mulai dari teriak minta diambilkan sesuatu, sampai jeritan menolak disuapi makanan oleh Ibu. Tapi yang paling parah adalah ketika jam makan obat tiba.

“Aku nggak mau makan obat!” teriak Prita.

“Kalau nggak makan obat, bagaimana mau sembuh?” desak Ibu.

“Pokoknya nggak mau!” jeritnya nyaring.

“Itu obatnya manis,” kata Bang Danu.

“Biar manis tetap obat. Nggak enak!” timpal Prita.

“Ayo minum, Prita! Masa kamu mau sakit terus menerus?” tanya Ayah.

“Biar. Nanti juga sembuh kalau nggak minum obat. Yang penting Prita jangan di ganggu tiduran di kamar,” kata Prita.

Ayah, Ibu dan Bang Danu tidak mau menyerah membujuk Prita. Ini hari kedua Prita sakit. Hari kemarin Prita masih bisa dibujuk minum obat asal diberikan mainan. Tapi masak sih hari ini harus dibujuk lagi.

“Nanti kalau mau minum obat Ibu belikan buku cerita yang baru,” bujuk Ibu.

Prita terdiam. Dia melihat ke botol obat sirup seperti melihat binatang paling menjijikan di seluruh dunia.

“Bukunya boleh dua,” tawar Ayah.

Prita kemudian terdiam. Dia kemudian mengangguk tanda bersedia minum obat.

Ibu buru-buru memberi Prita obat sebelum berubah pikiran. Semua langsung bernapas lega ketika tiga jenis obat yang harus dimakan Prita akhirnya masuk ke mulut Prita.

Sejam kemudian Prita tertidur. Sore hari ia terbangun. Suara ribut dari luar membuatnya terbangun. Prita bangun dari tempat tidurnya menuju jendela kamar. Dari jendela kamar ia melihat teman-teman sebayanya sedang bermain skuter di jalanan. Mereka sedang berlomba cepat.

“Kalau aku tidak sakit, pasti aku yang menang,” pikir Prita.

“Hei Prita! Kamu masih sakit ya?!” teriak Salsa di pinggir jalan.

Prita mengangguk.

“Sayang banget. Kami sedang latihan. Minggu depan ada lomba skuter. Hadiahnya handphone,” tambah Salsa.

Prita mendelik. Handphone? Sudah lama Prita menginginkan benda itu. Ya, kalau dia ikut lomba skuter mungkin bisa menang. Ah, tapi kalau tidak latihan bisa dikalahkan teman-temannya yang terus berlatih.

“Uh ini gara-gara sakit,” keluh Prita. Dia terus berpikir agar bisa mendapatkan hadiah handphone itu.

Malam ketika saatnya Prita minum obat, semua kembali berkumpul. Tapi kali ini tanpa diduga-duga, Prita tidak menjerit karena menolak. Ibu sampai bingung melihatnya.

“Lho, kok Prita sekarang jadi suka minum obat?” tanya Ibu.

“Obatnya manis kok, Bu,” jawab Prita.

“Iya, tadi siang juga sudah tahu manis tapi tetap nggak mau,” kata Bang Danu.

“Kalau sekarang sih mau. Prita pengin cepat smebuh soalnya.”

Ibu mencegah Ayah dan Bang Danu bertanya-tanya lagi sebelum Prita berubah pikiran. Akhirnya Prita benar-benar mau minum semua obat. Seisi rumah lega.

Keesokan harinya kesehatan Prita emmbaik. Ibu kaget ketika melihat Prita bersiap-siap membawa skuter ketika siang hari.

“Lho, Prita lagi sakit kok malah mau main skuter?” tanya Ibu.

“Sudah sehat kok.”

“Iya, tapi jangan main dulu. Nanti kalau sudah sehat benar baru boleh.”

Prita akhirnya tidak jadi keluar rumah. Ia bermain skuter di dalam rumah. Dua hari kemudian ketika benar-benar smebuh, barulah Prita berlatih di luar rumah. Hey, tapi kemana Salsa dan lainnya? Mengapa mereka tidakl latihan?

Prita mendatangi rumah Salsa untuk bermain skuter bersama.

“Kamu tidak latihan?” tanya Prita ketika bertemu Salsa.

“Nanti saja. Lombanya ternyata tidak jadi. Diundur nnggak tahu sampai kapan,” kata Salsa.

“Diundur?” Prita kaget. Seketika hilang bayangan handphone di tangannya. Dia merasa jengkel dan kesal ketika pulang ke rumah.

Prita pun menceritakannya kepada Ibu.

“Sudahlah Prita, lombanya memang tidak jadi. Ada naiknya juga lomba itu sampai kamu ketahui, jadinya kamu berani minum obat dan sehat sekarang,” kata Ibu.

Prota hanya mengangguk. Ia melihat sebatang handphone terbang ke langit dari kamarnya.

^-^

29 April 2007


Ketika Aku Sakit

Teman-teman, bagimana rasanya ketika kita sakit? Tidak menyenangkan, bukan? Apalagi jika kita harus lebih banyak istirahat di tempat tidur atau malah menginap di rumah sakit. Nah, biar kita tidak cepat bosan saat sakit, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan.

Bersabar dan Berdoa

Apa kalian suka mengeluh dan terus menerus berteriak ketika sakit? Cobalah menguranginya dan sebaiknya kita berusaha lebih sabar menerima kondisi yang tak sehat itu. Kita harus yakin, bahwa sakit yang kita dapat merupakan sebuah ujian dari Tuhan. Ya, mungkin karena kita selama ini kurang bisa menjaga kesehatan, jarang berolahraga ataupun tidak pernah bersyukur dengan kesehatan yang kita miliki.

Cobalah lebih banyak berdoa ketika kita sakit. Mintalah kepada Tuhan agar menyembuhkan penyakit kita. Mintalah teman-teman atau saudara agar mendoakan kesembuhan kita. Dengan banyak berdoa, kita akan semakin bersemangat agar cepat sembuh.

Patuhi Nasehat Dokter

Kalau sakit tentunya kita harus meminta ayah dan ibu mengantar ke dokter. Ya, nanti dokter akan memeriksa tubuh kita untuk mengetahui penyakit kita dan mencari penyebabnya. Cobalah dengarkan nasehat dokter agar kita cepat sembuh. Misalkan dokter meminta kita istirahat, ya kita harus istirahat. Bahkan kalau dokter menyarankan kita agar tidak bersekolah dulu pun harus kita patuhi.

Jika penyakitmu mudah menular, ada kemungkinan dokter tidak akan mengijinkanmu bertemu banyak orang lain dulu. Bahkan mungkin kamu harus menginap di ruma sakit. Hal itu tentu harus kita patuhi juga.

Dokter juga biasanya menasehati kita untuk pantang makan sesuatu yang bisa membuat sakit kita bertambah parah. Misalnya ketika kita batuk, pasti dokter akan melarang kita mimum es. Ya, kita ahrus patuhi. Dokter tentunya punya alasan yang bisa kita tanyai mengapa kita dilarang. Kita juga harus mau menuruti ketika dokter meminta kita memakan sesuatu yang biasanya kita tidak sukai. Misalnya karena radang tenggorokan kita harus makan bubur nasi.

Disiplin Minum Obat

Saat sakit biasanya kita harus minum obat. Memang ada obat yang pahit, ada juga yang manis. Kita tidak perlu malas memnium obat yang pahit sekalipun karena tujuannya demi kesehatan kita. Obat pahit itu hanya akan terasa sesaat ketika melewati lidah saja. Tetapi begitu kita minum air putih, rasa pahit itu akan hilang. Masa kalian lebih suka merasakan sakit berlama-lama ketimbang minum obat yang pahitnya sebentar.

Ada beberapa jenis obat yang harus dihabiskan sesuai pemberian dokter meskipun kondisi kesehatan kita membaik. Sebaiknya kita harus habiskan. Misalnya saja beberapa jenis obat antibiotika. Tanyakan kepada orangtua kita mengenai kepastiannya.

Kegiatan Positif

Saat sakit biasanya secara otomatis tubuh kita melamah sehingga kita malas beraktifitas. Meski demikian bukan berarti kita tidak bisa melakukan kegiatan positif. Misalnya, saja membaca buku. Karena kita sedang sakit, sebaiknya jangan membaca buku yang memusingkan. Baca saja buku-buku cerita ringan atau majalah anak-anak. Kita juga bisa menulis puisi atau menulis cerita yang pendek-pendek.

Kita juga bisa mencoba beberapa permainan yang tidak terlalu memerlukan kegiatan gerak. Tapi bisa dilakukan sambil duduk misalnya main game station, puzzle, atau mainan ringan lainnya.

Lebih Dekat

Saat sakit, biasanya ayah dan ibu akan lebih banyak meluangkan waktu untuk kita. Nah, cobalah untuk lebih dekat dengan mereka. Mintalah mereka bercerita tentang pengalaman ketika sakit di masa kecil atau cerita-cerita lucu di masa kecil. Kita juga bisa minta hal yang sama dari nenek, paman, kakek, tante atau siapapun yang kebetulan menjenguk kita. Bahkan terhadap teman-teman sekelas yang menjenguk pun bisa kita mintain mereka bercerita.

Manfaatkanlah agar kita lebih dekat lagi dengan orang-orang yang kita cintai. Ya, siapa tahu ketika kita sehat memang tak pernah memikirkan hal itu.

Wah, mudah-mudahan kalian jadi lebih tahu apa yang akan dilakukan ketika sakit. Eits, tentu saja yang lebih penting adalah menjaga kesehatan kita. Caranya? Jagalah kebesrihan, banyak berolahraga, makan dan minum yang sehat, dan istirahat yang cukup.

(benny rhamdani)

Saturday, April 21, 2007

Cernak 22 April 2007



Akibat Malas Mandi

oleh Benny Rhamdani

“Dre, sudah siang. Ayo mandi!” pinta Ibu ketika melihat Andre masih duduk malas di depan televisi.
“Hari ini Andre tidak kemana-mana. Ngapain mandi?” tanya Andre.
“Iya nih Kak Andre! Malas amat sih mandi aja!” tambah Nunik, adiknya.
“Anak kecil jangan ikut-ikutan! Yang nggak mandi aku ini. Ngaain kamu yang bawel?” hardik Andre.
“Iya, tapi baunya kan menyebar ke mana-mana.”
“Kalau nggak suka baunya jangan dicium. Tutup hidung aja.”
“Ih, dasar malas mandi. Mentang-mentang hari libur. Mandinya juga libur!”kata Nunik sambil pergi meninggalkan ruang tengah.
Tak lama kemudian Ayah datang ke ruang tengah. “Dre, bantu Ayah bersih-bersih gudang. Mumpung kamu belum mandi,” ajak Ayah.
“Iya, Yah.” Meski malas Andremengikuti Ayah membereskan gudang. Banyak barang di gudang yang sudah harus dibuang atau diberikan ke orang lain. Lumayan lama juga. Hingga banyak keringat yang menetes di tubuh Andre. Tapi hal itu tidak membuat Andre lantas mau mandi.
Kalau sudah selesai beres-beres, langsung mandi ya!” kata Ibu.
Andre tak menjawab. Ternyata, pukul tiga sore Andre dijemput Bram. Seperti biasa Bram mengajak Andre bermain skateboard.
“Ih, belum mandi udah pergi!” ledek Nunik.
“Ya, nanti saja mandinya, abis pulang main sakte board. Kalau mandi dulu nanti kan percuma. Main skate board pasti keringatan lagi,” Andre membela diri.
Akhirnya Andre pergi dengan Bram. Mereka meluncur di sepanjang trotoar kompleks. Tujuan mereka adalah arena skate board di ujung kompleks.
Andre memang suka sekali main skate board. Makanya, ia begitu senang ketika dua tahun lalu Ayah menghadiahinya skate board. Karena serius atihan sakte board, sudah beberapa kali Andre jadi juara di beberapa perlombaan.
“Kita pulang yuk! Tapi kita balapan!” ajak Bram setelah lama latihan.
“Yuk!” Andre setuju.
Mereka kemudian mulai meluncur. Tapi entah mengapa, keringat yang mengucur deras di tubuh Andre membuat tubuhnya gatal-gatal. Andre berusaha menahan gatalnya karena dia sedang emmacu agar sakte board-nya melaju cepat mendahuli Bram.
Uh ...
Tapi andre tak tahan.
Aduh.
Tubuh Andre malah limbung. Brak! Ia menabark dagangan Pak Herman hingga berantakan.
“Hei! Tunggu! Jangan lari!”
Andre semula beriat kabur. Tapi dia mengurungkan niatnya. Ya, nanti Pak Herman pasti akan mengadu pada Ayah. Wah, pasti Ayah akan marah karena selama ini Ayah minta agar Andre berhati-hati bermain skate board.
“Maaf, Pak Herman. Saya bantu merapikannya kembali,” kata Andre.
Bram yang sudah melaju di depan pun kembali. Ia merasa ikut bersalah. Akhirnya Bram membantu Andre merapikan dagangan buah yang berantakan itu.
Setelah beres, Andre dan Bram kembali ke rumah amsing-masing. Tapi sepanjang jalan Andre merasa tubuhnya makin gatal. Ia baru ingat bahwa ini disebakan karena dia belum mandi sejak pagi.
“Duh, gara-gara tidak mandi pagi, aku jadi gatal-gatal begini,” sesal Andre.
Begitu sampai rumah Andre langsung masuk ke kamar amndi dan membersihkan tubuhnya dengan sabun.
Apakah Andre jadi rajin mandi di setiap hari Minggu sejak kejadian itu?
Hm, entahlah. Nuniktidak mau menceritakan tentang kakaknya itu kepadaku. Nanti kalau Nunik bertemu aku dan bercerita tentang Andre, akan aku beritahu kepada kalian. Ya, aku harap sih Andre jadi rajin mandi.
^-^

Hore, 22 April 2007



Sejarah Panjang Sabun Mandi


Kalian tahu nggak ternyata sabun yang setiap hari kita pakai untuk mandi ternyata memiliki sejarah yang amat panjang.
Sabun pertama kali ternyata dibuat dari lemak yang dipanaskan dengan abu. Para ahli menemukan bejana dari tanah liat yang dalamnya ada sabun mula-mula itu, ketika mereka menggali kota Babylon kuno. Diperkirakan benda tersebut merupakan peninggalan tahun 2800 SM.
Orang Mesir kuno juga sudah mandi secara teratur. Ini diketahui dari Ebers Papyrus, yaitu dokumennya orang Mesir dari tahun 1500 SM. Sabun yang mereka pakai itu berasal dari campuran minyak hewan dan minyak tumbuhan dengan garam. Mereka menggunakan sabun itu selain untuk mandi juga untuk perawatan kulit.
Bagaimana dengan orang Yunani ? Eh mereka tidak pakai sabun, tapi mereka membersihkan tubuh dengan tanah liat, pasir, batu apung, dan abu. Apa nggak tambah kotor? Tunggu dulu, abis itu mereka menyiram dengan minyak, dan menghilangkan minyak yang melekat dan kotoran dengan alat dari metal yang disebut strigil.
Sementara orang Roma lain lagi. Prajurit Roma membuat saluran air pada tahun 312 SM untuk mandi. Mereka mandi kayak raja-raja, sangat lux dan mandi menjadi sesuatu yang popular. Orang Romawi membuat sabun dari batu kapur yang dipanaskan. Kapur tersebut kemudian ditaburkan ke atas abu kayu yang masih panas dan diaduk rata. Selanjutnya dimasukkan dalam air panas dan mendidihkannya dengan tambahan beberapa potong domba selama beberapa jam. Ketika lapisan buih berwarna cokelat kotor yang tebal terbentuk di permukaannya, dan menjadi keras setelah mendingin, mereka memotong-motong lapisan keras tadi. Jadi deh sabun. Namun, setelah kejatuhan dari kekaisaran Roma pada tahun 467 masehi, kebiasaan mandi menjadi luntur. Maka pembuatan sabun juga mulai tidak populer. Terutama lagi pada masa kegelapan di abad ke-14.
Pada abad ke-17, mandi mulai menjadi suatu mode di Eropa. Di Jepang pada jaman pertengahan, mandi sudah menjadi suatu tradisi. Dan di Iceland, kolam air hangat dari sumber air panas menjadi sangat popular, terutama saat weekend.

Pabrik Sabun Pertama
Pabrik sabun pertama kali itu ada di Eropa (Italia, Spanyol, dan Prancis) pada abad ke-7. Dalam proses pembuatannya mereka dijaga oleh tentara, karena formulanya dianggap rahasia. Inggris mulai membuat sabun pada abad ke-12. Sementara Amerika membuat sabun pada tahun 1608.
Sabun pertama kali di-patent-kan oleh Nicholas Leblanc, seorang kimiawan dari Prancis, pada tahun 1791. Leblanc, membuat sabun soda abu (atau nama kerennya natrium karbonat) dari garam. Hal ini menyebabkan biaya produksi menjadi rendah. Michel Eugene Chevreul dari Prancis, tidak mau kalah. Pada 20 tahun kemudian, dia membuat sabun dari lemak, gliresin, dan asam lemak. Pembuatan sabun secara modern dengan proses ammonia dilakukan oleh ahli kimia Belgia, namanya Ernest Solvay.
Hingga memasuki abad ke-19, sabun menjadi barang yang mahal, karena dikenakan pajak yang tinggi. Namun setelah itu, sabun menjadi hal yang umum setelah pajak untuk sabun dicabut dan biaya produksi untuk membuat sabun semakin murah. Tahun 1916, detergen sintetis pertama kali dikembangkan di Jerman. Kemudian di awal tahun 1930an, Amerika memproduksinya secara masal untuk rumah tangga.
Pada tahun 1946, surfaktan mulai dikenalkan. Surfaktan itu adalah bahan campuran sabun, yang membantu membersihkan kotoran secara lebih efektif. Sekitar tahun 1970-an barulah sabun cair ditemukan.

Biar Lebih Bersih
Ya, kalian tentunya dibiasakan mandi sehari dua kali demi menjaga kesehatan tubuh kita, khususnya kulit. Nah, agar lebi bersih lagi mandinya, kalian harus menyabuni tubuh kalian saat mandi. Tentu saja kalian harus memilih sabun yang cocok. Saat ini sudah tersedia berbagai jenis sabun mandi. Ada yang wangi ada juga yang biasa saja. Ada yang cair, juga yang banyak busanya.
Jika kalian bermasalah dengan sabun yang kalian gunakan, misalnya kulit menjadi kering atau gatal, kalian harus segara memberitahukan ibu atau ayah. Sebaiknya kita tidak sering-sering berganti-ganti jenis sabun. Kalau sudah cocok dengan satu jenis, teruslah pakai jeis tersebut.
Selamat mandi pakai sabun ya!
(benny rhamdani)

Saturday, April 14, 2007

Cernak, 15 April 2007


Bocah Perempuan Misterius

Oleh Benny Rhamdani

Kalau tidak demi Mama, Kelly tidak mau pergi malam-malam ke supermarket membeli obat batuk. Apalagi udara sangat dingin begini.

Begitu beres membayar ke ke kasir, Kelly buru-buru ke luar menuju tempatnya memarkir sepeda. Kelly baru menduduki jok sepedanya ketika seseorang memegang bahunya.

“Tolong aku. Tolonglah. Aku ikut denganmu diboncengan,” kata seorang anak peremuan dengan muka ketakutan.

“Siapa kamu?” Kelly bingung.

“Tolong jangan Tanya aku dulu. Cepatlah mengayuh sepedamu!” anak perempuan itu tahu-tahu sudah membonceng.

Kelly mengayuh sepedanya tanpa diminta dua kali. Dia langsung berpikir, anak perempuan ini pasti dalam kesulitan. Mungkin dia sedang dikejar-kejar berandalan jahat.

“Kemana tujuanmu?” tanya Kelly setelah lama mengayuh. Dia tiba di perempatan jalan.

“Aku ikut ke rumahmu saja,” katanya.

Kelly bingung. Sudahlah, nanti di rumah bisa ditanya maksud anak perempuan itu, pikirnya.

Tak lama mereka tiba di rumah Kelly. Anak perempuan itu turun dari boncengan.

“Trima kasih, Kelly. Kamu baik sekali. Namaku Diane,” katanya.

Kelly terkejut. “Bagaimana kamu tahu namaku?” Tanya Kelly.

“Tentu saja aku tahu. Aku tahu banyak hal tentangmu. Karena aku adalah mahkluk dari Planet Mars,” kata Diane.

Kelly menahan rasa gelinya. “Planet mars? Kenapa tidak kamu bilang bahwa kamu dating dari Planet Jupiter saja, biar lebih jauh,” kilah Kelly.

“Terserah kamu mau percaya atau tidak. Hmm, sekarang aku butuh bantuanmu lagi. Aku ingin menumpang di kamarmu malam ini. Tapi aku tidak mau ibu dan ayahmu tahu kedatanganku,” kata Diane.

“Hah?! Mana bias aku menyusupkan orang yang baru kukenal ke rumah. Apalagi orang yang mengaku dari Planet Mars.”

“Tolonglah. Aku benar-benar membutuhkan pertolonganmu. Oke, aku tahu kamu puny ape-er matematika dua puluh soal yang belum kamu kerjakan, kan? Nah, aku akan membantumu menyelesaikan semuanya,” tawar Diane.

Hah! “Kamu tahu pe-erku juga? Hm, okelah kalau begitu. Kamu masuk lewat belakang denganku.”

Kelly mengajak Diane berjalan ke belakang rumah. Dia masuk ke rumah dan mengajak Diane masuk ke kamarnya di loteng. Setelah itu, barulah Kelly memberikan obat pesanan Mama. Papa tampak asyik nonton televise.

Kelly kembali ke kamar. Diane tengah mengerjakan soal pe-er matematika di meja belajar.

“Sudah selesai!” kata Diane begitu Kelly tiba.

“Selesai? Mana mungkin. Soalnya susah. Pasti kamu mengisinya asal-asalan.”

“Kamu periksa lagi saja kalau tidak percaya. Sekarang aku numpang tidur dulu ya.” Diane langsung ke tempat tidur Kelly.

Kelly memeriksa soal yang dikerjakan Diane. Ternyata semuanya betul. Tapi hal itu tidak membuat Kelly betul-betul percaya Diane adalah makluk dari Planet Mars.

“Sekarang katakan terus terang, kamu pasti kabur dari rumah, kan?” Tanya Kelly.

“Tidak. Aku diutus oleh panglimaku untuk ke bumi,” jawab Diane.

“Jangan membual terus. Aku akan telepon polisi agar mereka menjemputmu dan memulangkan ke rumahmu,”

“Aduh, jangan. Aku akan pergi dari sini. Mungkin tak lama lagi. Aku hanya perlu menumpang di sini sebentar. Ada serang professor bumi yang bias melacak keberadaanku. Dia mengejar-ngejarku. Mungkin dengan tinggal di sini, aku aman semntara. Tak lama lagi jemputanku akan muncul.”

“Kamu pati terlalu banyak nonton film planet-planet. Okelah kalau kamu mau numpang semalam di sini, aku tidak keberatan. Tapi besok pagi, sebleum ibuku masuk kamar, kamu harus pergi.”

“Ya, terima kasih, Kelly.”

Dia menyelimuti dirinya. Kelly ikut berbaring di sebelahnya. Dia berusaha untuk tidur, tapi tidak bias. Entaha bagimana dia bias membiarkan anak itu tidur di kamarnya. Bagaimana kalau dia ternyata orang gila?

Entah jam berapa, tiba-tiba badai datang. Hujan lebat turun di luar. Jluger! Tiba-tiba terdengar bunyi halilintar. Lalu sebuah cahaya terang masuk dari jendela ke kamar Kelly.

Cahaya itu tetap tinggal di kamar Kelly, lalu cahaya itu berubah-ubah warnanya. Akhirnya, cahaya itu menjadi sebuah tabung menyerupai mobil kecil berwarna keperakan.

“Jemputanku sudah tiba. Terima kasih, Kelly.” Diane kemudian berdiri dan masuk ke mobil-mobilan itu.

Zap! Mobil itu kemudian menghilang secepat kilat, membawa Diane pergi.

Kelly terpana. Detik itu juga dia percaya bahwa Diane bukan anak perempuan biasa seperti dirinya. Mungkin dia benar-benar dari Planet Mars. Atau munkin juga planet lainnya, sebab yang Kelly tahu di Mars tidak ada kehidupan.

Kalau menurut kalian, siapakah Diane itu?

^-^

Hore, 15 Aprl 2007


Cita-citaku Jadi Antariksawan

Apakah kalian pernah membayangkan pergi ke luar angkasa? Atau kalian ingin mennerbangkan pesawat luar angkasa? Apakah justru kalian ingin berjalan-jalan di bulan? Ya, keinginan kalian bias terwujud kalau kalian nanti jadi antariksawan

Antariksawan adalah sebutan bagi orang yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa. Istilah "astronot" juga kadang digunakan untuk merujuk secara spesifik kepada antariksawan yang berasal dari Amerika Serikat berbeda dengan seorang kosmonot yang berasal dari Uni Soviet/Rusia. Semenjak tahun 2003 dikenal pula istilah taikonot (meski bukan istilah resmi pemerintah RRC), antariksawan dari China. Taikonot pertama adalah Yang Liwei.

Antariksawan-antariksawan pertama, baik di AS maupun Uni Soviet, biasanya merupakan pilot pesawat tempur - umumnya pilot-pilot penguji - dengan latar belakang militer. Antariksawan militer biasanya menerima tanda kualifikasi khusus, dikenal di AS dengan nama Astronaut Badge setelah menyelesaikan latihan dan mengikuti penerbangan ke luar angkasa.

Lebih dari 32 negara sudah pernah mengirimkan antariksawannya ke luar angkasa. Hingga kini (April 2007), sembilan belas antariksawan telah tewas dalam misi perjalanannya, dan setidaknya sepuluh antariksawan telah meninggal dalam kecelakaan latihan di darat.

Antariksawan Internasional

Hingga akhir 1970-an hanya orang-orang Amerika dan Soviet yang merupakan antariksawan aktif. Pada 1976 pihak Soviet memulai program Intercosmos dengan sebuah kelompok yang terdiri dari 6 antariksawan dari negara-negara sosialis lainnya, diikuti kelompok kedua yang berlatih pada 1978. Pada sekitar waktu yang hampir sama pada 1978 Badan Luar Angkasa Eropa memilih 4 antariksawan untuk berlatih untuk misi Spacelab pertama mereka di pesawat ulang alik NASA. Pada 1980 Perancis memulai pemilihan antariksawan mereka (mereka dipanggil "spasionot"), diikuti oleh Jerman pada 1982, Kanada pada 1983, Jepang pada 1985 dan Italia pada 1988.

Yuri Alekseyevich Gagarin (9 Maret 1934 - 27 Maret 1968) adalah seorang kosmonot Uni Soviet. Ia lahir di Gzhatsk, Rusia. Pada tanggal 12 April 1961, Gagarin merupakan manusia pertama yang pergi ke luar angkasa dengan pesawat roket Vostok 1. Ia meninggal ketika sedang melakukan latihan dengan pesawat MiG-15 dekat Moskwa, 1968.

Neil Alden Armstrong (lahir pada 1930 di Ohio, Amerika Serikat) adalah astronot AS, dan orang pertama yang menjejakkan kaki di Bulan. Pada 20 Juli 1969, Neil Armstrong dan Buzz Aldrin mendarat di Bulan dengan kendaraan udara kecil, yang telah dikirim ke bulan dengan roket Saturn V. Mereka berdua berjalan di Bulan, dan jutaan orang menonton peristiwa ini dari TV.

Turis Antariksa

Saat ini , orang tidak harus capek-capek ikut pendidikan yang lama. Ya, salakan punya uang. Rusia punya cara kreatif untuk membiayai program luar angkasanya. Dengan membayar biaya sekitar US$ 20 juta atau sekitar rRp200 milyar, siapa saja bisa mengikuti penerbangan antariksa Rusia. Dengan cara ini pula, Dennis Tito, seorang milyarder asal AS, akhirnya bisa tercatat sebagai turis antariksa yang pertama dalam sejarah. Belakangan, Rusia berniat menjadikan program "turis antariksa" ini sebagai salah satu cara untuk memperoleh dana segar guna melanjutkan program luar angkasanya.

Tapi kalau kalian tidak punya uang sebanyak itu, berarti kalian harus tekun belajar dan menjaga kesehatan. Indonesia pernah punya seorang astronot wanita berama Pratiwi Sudharmono. Rencana keberangakatannya gagal karena krisis moneter.

Nah, siapa tahu kalian bias menjadi pengganti beliau!

(benny rhamdani)

Friday, April 06, 2007

Cernak, 8 April 2007


Janji Ayah

Oleh Benny Rhamdani

Hari ini ulang tahunku yang ke sepuluh. Sejak jauh-jauh hari Ibu sudah memintaku untuk merayakannya. Ya, tentu saja aku mau merayakannnya. Tapi yang paling aku inginkan adalah Ayah dapat berada di acara ulangtahunku. Apalagi tahun ini hari ulangtahunku tepat di hari Minggu. Berarti ketika Ayah tidak kerja.

Ulang tahun tahun lalu Ayah tidak bisa datang karena sedang ada seminar di luar kota. Jdi tahun ini sejak sebulan lalu aku meminta Ayah tidak mengikuti seminar apapun di hari ulangtahunku.

“Ya, Mia. Tentu Ayah akan hadir di pesta ulang tahun Mia,” janji Ayah.

Aku senang mendengar janji Ayah itu. Ayah orang yang selalu menepati. Sepertinya hari ini juga begitu.

“Selamat ulang tahun, Mia,” kata Ayah ketika aku bangun pagi.

“Terima kasih, Ayah.”

“Kado ulang tahunnya nanti saja pas pesta ya,” ucap Ayah.

Aku mengangguk. “Iya. Ayah bisa berada di acara nanti saja, Mia sudah sernang kok,” kataku.

“Tentu saja. Ayah kan tidak akan ke mana-mana,” kata Ayah.

Kami lantas sibuk membenahi rumah. Ulangtahunku memang diadakan di rumah. Tepatnya pukul empat sore nanti. Semua teman sekelasku sudah kuberikan udnagan. Juga teman-teman sebayaku di kompleks temapat tinggal.

Di antara semua temanku itu, yang paling kuharapkan kehadirannya adalah Sandra. Dia adalah teman sebangku aku di kelas. Mengapa aku snagat menginginkan kehadiran Sandra? Karena Sandra penah meragukan Ayah akan hadir di acara ulang tahun kamu.

“Ayah kamu dokter. Pasti sibuk,” begitu kata Sandra.

“Dokter kan juga punya hari libur,” kataku dua hari lalu.

“Bagaimana kalau ada panggilan mendadak?” tanya Sandra.

“Ayah sudah janji akan ada di acaraku. Kita lihat saja nanti,” tantangku.

“Iya. Aku pasti datang,” kata Sandra.

Sekarang pukul setengah empat. Aku bisa memastikan ucapan Sandra itu salah. Ayah masih di rumah. Malah sudah berpakaian rapi khusus untuk acara ulang tahunku. Sama seperi halanya Ibu dan aku yang berpakaian khsusus pula.

Pukul empat kurang lima menit, tamau-tamuku mulai berdatangan. Aku sibuk menyambut mereka. Mulai dari menerima ucapan selamat, menerima kado, atau meminta mereka mengambil makanan ringan.

Pukul empat Ibu mendekatiku karena teman-temanku sudah berkumpul. Tapi aku tidak melihat Sandra. Kemana Sandra ya?

“Kita mulai saja acaranya ya?” tanya Ibu.

“Iya. Ayah mana? Bukankah Ayah yang akan membuka acara ini?” Mataku langsung mencari sosok Ayah.

“Anu ... Mia. Ayah ... tadi pergi .... ke rumah sakit dulu. Mia jangan marah ya. Ada pasien gawat yang harus segara dioperasi. Dokter yang seharusnya mengoperasi berhalangan karena ....”

Aku tak mau lagi mendengar kalimat Mama. Rasanya aku mau menangis. Dadaku sampai sesak karena menahan air mataku agar tak keluar.

“Mia ... maafkan Ayah ...” pinta Ibu.

Aku terdiam lalu berlari ke kamarku. Aku menangis karena tak bisa menahan rasa kecewaku. Pintu kamar kukunci sehingga Ibu hanya bisa memanggilku di luar. Aku tidak peduli lagi dengan bajuku yang acak-acakan. Aku juga tidak peduli dengan pesta ulangtahunku.

Cukup lama aku menangis. Tahu-tahu terdengar suara handphone hadiah dari Paman Johan berbunyi. Aku membaca tulisan di layar HP. Itu nomor HP Sandra.

“Mia .. selamat ulang tahun ya. Maaf, aku tidak bisa datang. Mamaku harus operasi. Jadi aku menunggu. Baru saja masuk ke ruang operasi. Doakan ya. Oh iya, aku juga mengucapkan terima kasih ... karena kamu mengizinkan Ayahmu meninggalkan acaramu yang penting. Iya, Mia. Ayahmu yang akan emngoperasi Mama aku ...”

“Oh ...” Aku terbata-bata.

“Ya, pasti kamu sedih dan kecewa karena ayahmu tidak menepati janji. Tapi jangan marahi ayahmu ya. Marahi aku saja nanti. Aku yakin ayahmu orang yang sangat baik ...”

“Ya, ayahku memang orang yang baik.”

Aduh pulsanya sudah mau habis. Makasih ya, mia. Selamat ulangtahun. Aku akan bangga seklai jika jadi kamu karena punya Ayah yang mau menolong orang sakit. Salam!”

Percakapan kami terputus. Aku jadi terdiam mengingat kata-kata Sandra tadi. Ya ... harusnya aku tidak kecewa dengan Ayah. Harusnya aku bangga.

Oh Ayah ... maafkan aku yang sempat menyalahkan Ayah ...

Aku langsung buru-buru menghapus sisa air mataku. Buru-buru aku mengubah mukaku agar ceria. Ya, aku harus segera menemui Ibu yang sudah capek-capek membuat acara ulang tahun istimewa ini. Juga teman-temanku yang sudah datang. Aku tidak ingin mengecewakan mereka!

***

Hore, 8 April 2007


Cita-citaku Jadi Dokter


Apakah di antara kalian yang bercita-cita menjadi dokter? Dokter adalah orang yang bertugas menyembuhkan orang-orang yang sakit. Tidak semua orang yang menyembuhkan penyakit bisa disebut dokter. Untuk menjadi dokter biasanya diperlukan pelatihan khusus dan mempunyai gelar dalam bidang kedokteran. Untuk menjadi seorang dokter, seseorang harus menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kedokteran

Kedokteran adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan cara-cara penyembuhannya. Ilmu kedokteran adalah cabang ilmu kesehatan yang mempelajari tentang cara mempertahankan kesehatan manusia dan mengembalikan manusia pada keadaan sehat dengan memberikan pengobatan pada penyakit dan cedera. Ilmu ini meliputi pengetahuan tentang sistem tubuh manusia dan penyakit serta pengobatannya, dan penerapan dari pengetahuan tersebut. Ilmu kedokteran umumnya dianggap memiliki berbagai cabang spesialis, dari pediatri (ilmu kesehatan anak), ginekologi (ilmu penyakit pada wanita), neurologi (ilmu penyakit saraf), hingga melingkupi bidang lainnya seperti kedokteran olahraga, dan kesehatan masyarakat.

Sistem kedokteran dan praktek perawatan kesehatan telah berkembang sejak awal sejarah tercatatnya manusia. Sistem ilmu kedokteran yang paling berkembang selain sistem Barat adalah tradisi Ayurveda dari India dan pengobatan tradisional Tionghoa. Berbagai tradisi perawatan kesehatan non konvensional juga dikembangkan di dunia Barat yang berbeda dari ilmu kedokteran pada umumnya. Di berbagai tempat, sistem kedokteran Barat seringkali dipraktekkan bersama-sama dengan sistem kedokteran tradisional setempat atau sistem kedokteran lainnya, meskipun juga dianggap saling bersaing atau bahkan bertentangan.

Oh iya, adalagi yang tidak kalah penting yang harus kalian tahu. Kedokteran veteriner atau yang lazim disebut kedokteran hewan adalah praktek kesehatan yang dikhususkan untuk spesies hewan lainnya.

Sejarah kedokteran

Pada awalnya, sebagian besar kebudayaan dalam masyarakat awal menggunakan tumbuh-tumbuhan herbal dan hewan untuk tindakan pengobatan. Ini sesuai dengan kepercayaan magis mereka yakni animisme, sihir, dan dewa-dewi. Masyarakat animisme percaya bahwa benda mati pun memiliki roh atau mempunyai hubungan dengan roh leluhur.

Ilmu kedokteran berangsur-angsur berkembang di berbagai tempat terpisah yakni Mesir kuno, Tiongkok kuno, India kuno, Yunani kuno, Persia, dan lainnya. Sekitar tahun 1400-an terjadi sebuah perubahan besar yakni pendekatan ilmu kedokteran terhadap sains. Beberapa tokoh baru seperti Vesalius (seorang ahli anatomi) membuka jalan penolakan terhadap teori-teori besar kedokteran kuno.

Ilmu kedokteran yang seperti dipraktekkan pada masa kini berkembang pada akhir abad ke-18 dan awal abad ke-19 di Inggris (oleh William Harvey, abad ke-17), Jerman (Rudolf Virchow) dan Perancis (Jean-Martin Charcot, Claude Bernard). Ilmu kedokteran modern (di mana semua hasil-hasilnya telah diujicobakan) menggantikan tradisi awal kedokteran Barat, herbalisme, humorlasime Yunani dan semua teori pra-modern. Pusat perkembangan ilmu kedokteran berganti ke Britania Raya dan Amerika Serikat pada awal tahun 1900-an (oleh William Osler, Harvey Cushing). Kedokteran berdasarkan bukti adalah tindakan yang kini dilakukan untuk memberikan cara kerja yang efektif dan menggunakan metode ilmiah serta informasi sains global yang modern.

Praktek Kedokteran

Dalam praktek, seorang dokter harus:

* membangun hubungan dengan pasien
* mengumpulkan data (riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik dengan hasil laboratorium)
* menganalisa data
* membuat rencana perawatan (tes yang harus dijalani berikutnya, terapi, rujukan)
* merawat pasien
* memantau dan menilai jalannya perawatan dan dapat mengubah perawatan bila diperlukan.

Semua yang dilakukan dokter tercatat dalam sebuah rekam medis, yang merupakan dokumen yang berkedudukan dalam hukum.

Hubungan pasien dan dokter adalah proses utama dari praktek kedokteran. Terdapat banyak pandangan mengenai hubungan relasi ini. Pada dasarnya, tugas seorang dokter adalah berperan sebagai ahli biologi manusia. Oleh karena itu, seorang dokter harus paham benar bagaimana keadaan normal dari manusia sehingga ia dapat menentukan sejauh mana kondisi kesehatan pasien. Proses inilah yang dikenal sebagai diagnosis.

Ketika bertemu dengan dokter, pasien akan memaparkan tanda-tanda kepada dokter, yang nantinya akan memberikan berbagai informasi tentang tanda-tanda klinis tersebut. Kemudian dokter akan memeriksa, mencatat segala yang ditemukannya pada diri pasien dan memperkirakan berbagai kemungkinan diagnosis. Bersama pasien, dokter akan menyusun perawatan berikutnya atau tes laboratorium berikutnya bila diagnosis belum dapat dipastikan. Bila diagnosis telah disusun, maka dokter akan memberikan nasihat medis.


Dokter Spesialis
Dokter umumnya dibedakan menjadi:
* dokter umum - memeriksa segala macam penyakit secara umum
* dokter spesialis - mempunyai keahlian dalam suatu bidang medis secara spesifik
* dokter gigi - mempunyai keahlian khusus dalam bidang gigi

Dokter spesialis adalah dokter yang mengkhususkan diri dalam suatu bidang ilmu kedokteran tertentu. Seorang dokter harus menjalani pendidikan dokter spesialis untuk dapat menjadi dokter spesialis. Pendidikan dokter spesialis merupakan program pendidikan lanjutan dari program pendidikan dokter setelah dokter menyelesaikan wajib kerja sarjananya dan atau langsung setelah menyelesaikan pendidikan dokter umum.
Beberapa contoh dokter spesialis yang mungkin sering kita dengar adalah: Sp.A - spesialis anak, Sp.B - spesialis bedah umum, Sp.JP - spesialis jantung dan pembuluh darah, Sp.KG - spesialis konservasi gigi (termasuk penambalan dan perawatan urat saraf gigi), Sp.KGA - spesialis kedokteran gigi anak, Sp.KJ - spesialis kesehatan jiwa, Sp.M - spesialis mata, dan lain-lain.

Rajin Belajar
Nah, jika kalian ingin menjadi dokter tentu saja kalian harus pandai. Agar kalian pandai, kalian harus rajin belajar sejak sekarang. Karena seorang dokter harus pandai. Seorang dokter harus banyak membaca dan mengenal banyak istilah-istilah yang rumit. Apalagi pekerjaan seorang dokter berhubungan dengan keselamatan nyawa manusia.
Selain itu, jika ingin menjadi dokter, dar sekarang kita harus melatih diri kita agar menjadi orang yang mau menolong orang lain. ebab jika tidak, mungkin nanti kita akan menjadi dokter yang hanya mau diayar saja. Tentu kalian juga harus mau mebantu amsyarakat tidak mampu yang butuh pertolongan dokter!

Nah, sampai di sini dulu tentang dunia dokter. Minggu depan kita akan ngobrol lagi tentang dunia cita-cita yang lain ya!
(benny rhamdani)