Friday, August 11, 2017

cernak 13 Agustus 2017

La Dana dan Kaki Kerbau



Dahulu kala di Tanah Toraja, Sulawesi Selatan, ada seorang anak petani bernama La Dana. La Dana merupakan anak pintar dan cerdik. Walaupun begitu, masyarakat sekitar kurang begitu menyukainya, karena La Dana seringkali menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya orang lain.

Pada suatu ketika ada orang toraja meninggal dunia. Sesuai tradisi di Tanah Toraja, jika ada orang meninggal maka pihak keluarga yang ditinggalkan akan mengadakan pesta kematian dengan memotong hewan kerbau. La Dana bersama temannya diundang untuk menghadiri upacara kematian tersebut.

"La Dana, mari kita menghadiri pesta kematian tetangga kita." ujar temannya.

"Iya teman. Mari kita kesana." La Dana mengiyakan.

Setelah menghadiri pesta kematian, sesuai tradisi, diadakan pembagian daging hewan kerbau oleh pihak keluarga kepada para pelayat. La Dana beserta temannya pun mendapat bagian. La Dana mendapatkan bagian kaki belakang kerbau sementara temannya mendapatkan bagian lebih besar yaitu seluruh badan kerbau kecuali bagian kaki belakang.

"Masa aku hanya dapat kaki kerbau sementara temanku dapat seluruh badan kerbau. Aku harus mencari akal." kata La Dana dalam hati.

"Hai teman, aku punya ide. Bagaimana kalau bagian kerbau milik kita berdua kita tukar dengan kerbau hidup. Jadi kita bisa merawat kerbau tersebut sampai gemuk. Setelah gemuk barulah kita potong." kata La Dana pada temannya.

"Idemu sangat bagus La Dana. Engkau memang anak pintar. Baiklah mari kita tukarkan pada orang yang punya kerbau hidup." kata teman La Dana.

Mereka berdua kemudian mencari orang yang mau menukarkan kerbau hidup miliknya dengan daging kerbau milik mereka berdua. Akhirnya mereka menemukan orang yang mau menukar kerbaunya. Meskipun kerbau hidup yang mereka terima lebih kecil, tapi mereka senang.

Singkat kata La Dana beserta temannya merawat kerbau miliki mereka berdua. Setelah beberapa lama, La Dana mendatangi temannya kemudian membujuk temannya agar memotong kerbau tersebut. La Dana beralasan sudah tak sabar ingin memakan dagingnya.

"Teman, ayo kita potong saja kerbau kita." kata La Dana.

"Jangan dulu. Tunggulah dulu sampai kerbau kita gemuk." jawab temannya.

"Begini saja, kita potong saja bagianku, kaki belakang kerbau itu." La Dana tidak kehilangan akal.

"Ah kamu ini ada-ada saja La Dana. Kalau dipotong kaki belakangnya, kerbau itu pasti mati. Sabarlah sampai kerbau ini gemuk La Dana. Nanti kuberi kau kaki depan kerbau." temannya menjawab sedikit kesal.

La Dana gembira temannya tersebut mau memberikan kaki depan kerbaunya. Jadi kini ia memiliki bagian kaki depan dan kaki belakang kerbau.

Beberapa hari kemudian, La Dana kembali datang ke rumah temannya. Ia meminta temannya memotong kerbau mereka. Temannya tetap menolak namun berjanji akan memberikan bagian badan kerbau asalkan La Dana mau bersabar.

Tidak lama kemudian La Dana datang kembali membujuk temannya agar mau memotong kerbau. La Dana tidak bosan-bosannya bolak-balik ke rumah temannya hingga membuat temannya kesal.

"Bagaimana teman? sudah terlalu lama aku menunggu untuk memakan daging kerbau ini. Ayolah kita potong saja kerbau kita." bujuk La Dana.

"Bagaimana sih kamu ini La Dana? Tak bisakah kau sabar menunggu kerbau ini gemuk? Sudahlah kau ambil saja kerbau ini. Engkau jangan coba-coba ganggu aku lagi!' temannya sudah tidak tahan mendengar bujukan La Dana sehingga ia memberikan kerbau tersebut pada La Dana.

La Dana gembira kemudian pulang kerumahnya dengan membawa kerbau hidup utuh. Begitulah sifat buruk La Dana, suka menggunakan kecerdikannya untuk memperdaya teman sendiri.

HOre, 13 Agustus 2017

Rasakan Manfaat Lomba 17 Agustus

Tidak terasa tanggal 17 Agustus telah menghampiri kita. Itu artinya bakal ada banyak sekali acara yang terkait dengan 17an. Mulai dari syukuran (selamatan), peringatan detik-detik proklamasi dan upacara bendera, serta aneka perlombaan yang diselenggarakan untuk memeriahkan kemerdekaan Indonesia.
Untuk kategori lomba agustusan biasanya terbagi menjadi tiga hingga empat kategori yaitu lomba untuk ibu-ibu, lomba untuk bapak-bapak, lomba untuk anak-anak dan lomba untuk balita. Gelak tawa selalu menghiasi acara lomba 17 agustusan.

Ada segudang manfaat yang tersimpan di dalam berbagai macam perlombaan tradisional yang seru ini. Selain berdampak bagi kesehatan tubuh, perlombaan tradisional merupakan hal yang sangat menyenangkan untuk dilakukan.

Tarik tambang


Tarik tambang adalah perlombaan yang dimainkan oleh dua regu dan biasanya menjadi salah satu perlombaan wajib pada perayaan hari kemerdekaan. Masing-masing regu berusaha untuk menarik tambang sekuat tenaga agar melewati garis pembatas.
Gerakan dalam tarik tambang ternyata sangat bermanfaat untuk melatih otot bahu. Tidak hanya itu, melakukan olahraga tarik tambang juga berkhasiat untuk melatih otot tangan dan kaki. Satu hal yang harus diingat, dilarang untuk memaksakan kekuatan otot  ketika menarik tambang, karena jika bisa saja otot bahu dan lengan terkilir.

Bakiak

Bergerak serentak dan beriringan adalah ciri khas dari permainan tradisional ini. Bakiak, sudah pasti juga menjadi salah satu permainan tradisional yang masuk ke dalam daftar perlombaan saat perayaan hari kemerdekaan. 
Permainan ini bermanfaat untuk melatih konsentrasi otak dan menciptakan mood yang lebih baik. Otak kita harus fokus untuk dapat menerima instruksi dari anggota tim lain, dan secara bersama-sama menggerakan salah satu kaki.
Tentunya hal ini akan menjadi sulit jika  memiliki konsentrasi yang lemah. Permainan bakiak sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh anak-anak yang sedang dalam masa tumbuh kembang. Karena selain menyenangkan, permainan ini dapat meningkatkan kekompakkan dalam jiwa mereka.

Balap karung

Balap karung juga merupakan salah satu permainan yang sering dijumpai dalam perayaan kemerdekaan Indonesia. Permainan yang mewajibkan peserta untuk masuk ke dalam karung, dan melompat dari satu sisi ke sisi lain menggunakan karung ini ternyata juga memiliki banyak manfaat. 
Balap karung sangat baik untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah membakar kalori. Selain itu, balap karung juga sangat baik untuk melatih otot lengan, bahu, dada serta betis. Manfaat lain dari balap karung adalah membantu meningkatkan koordinasi dan keseimbangan tubuh.
Demikian beberapa lomba yang sering terdapat pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus. Masih banyak lagi lomba-lomba yang dapat kita petik manfaatnya. Yang jelas paling penting di bawah semua adalah Semangat Kemerdekaan dan yang tercermin dalam setiap insan Indonesia, dan bagaimana kita dapat mesyukuri dengan sepnuh hati, melalui cinta budaya bangsa.
SELAMAT BERLOMBA, MERDEKA!

KKPK, 13 Agustus 2017

Lomba Roh


Judul: Jeritan-jeritan Roh
Penulis: Dila
104 halaman




Roh, seorang anak dari keluarga sederhana yang cerdas dan rajin membantu orangtuanya. Suatu hari, Roh dimintai gurunya untuk mengikuti perlombaan karya tulis ilmiah tingkat provinsi. Walau Roh sibuk dengan penelitian yang nantinya akan diikutkan dalam perlombaan, Roh juga tidak pernah lupa membantu pekerjaan orangtuanya. 

Dengan sangat rajin Roh memulai penelitiannya. Ternyata, penelitian Roh itu terinspirasi dari seseorang yang selalu membuatnya menjerit ketika sedang belajar dan membantu ibunya. Kira-kira, siapa, ya, yang menginspirasi Roh hingga dia mampu memenangkan perlombaan tersebut? 

Aku suka buku ini karena ceritanya menarik sekali. Selain cerita di atas, amsih ada sembilan cerita menarik lainnya. 

(Geus Rama, Palembang)

Friday, August 04, 2017

Cernak, 6 Austus 2017






Alkisah pada zaman dahulu kala di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan hiduplah seorang petani yang memiliki seorang anak bernama La Dana. Semua orang mengenal La Dana sebagai anak yang cerdik, namun sayang kecerdikan itu dipergunakan untuk membuat orang lain terpedaya demi keuntungan pribadinya semata.

La Dana memiliki seorang teman bernama Sappang, yang sering menjadi korban kecerdikannya. Suatu hari La Dana bersama Sappang menghadiri acara Rambu Solo, yaitu pesta adat kematian khas Tana Toraja. Sebagai tamu La Dana diberikan dua bagian kaki belakang kerbau oleh tuan rumah, sedangkan Sappang menerima hampir seluruh bagian kerbau, kecuali dua bagian kaki belakang.

La Dana lalu mengusulkan pada Sappang agar bagian kerbau miliknya dan milik temannya itu digabungkan saja untuk ditukar dengan seekor kerbau hidup, dengan alasan mereka bisa memelihara kerbau itu hingga gemuk sebelum disembelih. 

Usulan itu akhirnya disetujui oleh Sappang dan dikabulkan oleh pihak tuan rumah. Maka diberikanlah kepada mereka berdua seekor kerbau yang berukuran biasa tak besar dan tak kecil, lalu atas kesepakatan mereka berdua, kerbau itu dipelihara di rumah Sappang.

Seminggu kemudian La Dana mendatangi rumah Sappang tempat di mana kerbau itu dipelihara, kelihatannya ia sudah tak sabar menunggu hingga kerbau mereka menjadi gemuk. Saat melihat kerbau tersebut, La Dana pun berkata “Bagaimana kalau kita sembelih saja kerbau ini sekarang, karena saya sangat ingin sekali memakan dagingnya??”

Sappang pun menjawab, “Hai La Dana kenapa engkau jadi orang tak bisa sabar sedikit, tunggulah sampai kerbau ini menjadi gemuk, baru engkau bisa menyembelihnya. ”

Namun La Dana tak kehabisan akal, dia pun berkata, “Bagaimana kalau dua bagian kaki belakang saja yang dipotong, bukankah itu milikku, dan sisanya kamu ambil untuk dipelihara?”

Mendengar hal itu, Sappang pun jadi berpikir, bila dua bagian belakang kaki kerbau ini dipotong, maka hewan ini pastilah mati. Lalu Sappang membujuk La Dana agar membatalkan niatnya itu, lalu ia pun menjanjikan akan memberikan kaki depan kerbau itu kepada La Dana, bila hewan itu sudah menjadi gemuk. 

Mendengar janji dari Sappang, La Dana pun akhirnya kembali ke rumahnya.

Seminggu kemudian La Dana datang lagi ke rumah Sappang, dan meminta agar kerbau itu disembelih saja, sehingga ia bisa mengambil dua bagian kaki belakang yang menjadi haknya. 

Mendengar hal itu, sekali lagi Sappang membujuk agar La Dana mengurungkan niatnya, dan menjanjikan akan memberikan dua bagian kaki depan dan kepala kerbau kepada La Dana, bila hewan itu sudah gemuk. Mendengar janji dari Sappang, La Dana pun kembali pulang ke rumahnya.

Seminggu setelah hari itu, La Dana kembali mengunjungi rumah Sappang, lagi lagi ia meminta agar hewan itu disembelih saja dengan segera, agar ia bisa mengambil apa yang menjadi hak nya atas kerbau tersebut. 

Hal ini membuat Sappang menjadi gusar dan kesal, kali ini Sappang benar-benar marah atas kelakukan La Dana yang datang setiap minggu, hingga akhirnya dengan nada marah yang memuncak ia pun berkata "Hai La Dana, sungguh kamu membuatku marah, kenapa kamu tidak ambil saja kerbau ini dan bawa pergi sekalian saja, Pergilah dan janganlah kau datang lagi ke rumahku untuk mengganggu saya."

Akhirnya La Dana pun pulang dengan senyum dan hati yang gembira sambil membawa seekor kerbau pulang ke rumahnya, meninggalkan Sappang yang menyesali akan kebodohannya sehingga terperangkap dalam jebakan yang sudah direncakan sebelumnya oleh La Dana. 

Hore, 6 AGustus 2017





Apa Manfaat Ikut Bimbel?

Apakah kalian ikut bimbingan belajar atau bimbel? Melihat anak sukses di sekolah merupakan impian dari setiap orang tua di dunia ini,  tidak terkecuali di Indonesia. Oleh karena itu orang tua sekarang sudah semakin sadar bahwa penting sekali mengikutsertakan ke sebuah bimbingan belajar.

Apa saja sebenarnya manfaat ikut bimbel?

Membuat  Lebih Baik


Bimbingan belajar akan membantu seorang anak lebih mengerti pelajaran sekolah dibandingkan murid lainnya. Dari sana seorang anak akan diajarkan dan diberi penjelasan secara lebih khusus di luar sekolah. Seorang anak juga akan diarahkan lebih fokus belajar dan mengerti pelajaran sekolah. Lewat bimbel juga akan membuat seorang anak untuk belajar secara rutin dan disiplin. Seperti kita ketahui, di rumah terkadang malas belajar. Dengan bimbel  kita dilatih belajar teratur, sehingga jadwal belajar menjadi teratur.

Mendapatkan Waktu Yang Positif

Bimbingan belajar tidak hanya membuat seorang anak lebih pintar saja, tetapi bimbel juga dapat memberikan waktu yang positif untuk anak itu sendiri. Anak akan terhindar dari pergaulan yang salah karena lewat bimbel kita akan menghabiskan waktunya dengan kegiatan positif.

Membuat Lebih Aktif

Rasa percaya diri seorang anak akan dengan sendirinya tumbuh ketika mengikuti bimbel. Lewat bimbel kita akan lebih mudah bertanya kepada pengajar daripada di sekolah. Seorang anak akan lebih aktif dan membuat anak itu sendiri menumbuhkan minat untuk berkompetisi menjadi yang terbaik.

Pergaulan Yang Positif

Mengikuti bimbingan belajar,  akan membuat kita mendapatkan pergaulan yang positif tentunya. Hal ini juga akan membuat setiap orang tua tidak khawatir akan pergaulan kita. Selain mendapatkan teman yang baik , bimbel juga kemungkinan besar akan berguna bagi kita mendapat banyak kenalan.


Memang ikut bimbel perlu uang lebih karena biayanya tidak murag. Tetapi kita bisa mencari bimbel yang sesuai dengan kemamluan orang kita. Asalkan kualitas guru pengajarnya terjaga. Hm, bagaimana jika tidak punya uang? Ya, tetap belajar sendiri di rumah juga bagus kok. Asalkan belajar ya..

ARENA KKPK, 6 Agustus 2017

Kado untuk Bunda



Judul Al Quran untuk BundaPenulis: Eddy M, dkk100 halaman



Hari ini Amna pergi ke mal bareng ayahnya. Karena teringat Bundanya sebentar lagi ulang tahun, Amna dan Ayah ingin membelikan Bunda kado. Kira-kira Bunda akan dapat kado apa ya dari Amna dan Ayah?

 Itu adalah salah satu cerita dalam buku ini. Masih ada lagi cerita yang tak kalah menarik lainnya. Salah satunya brkisah tentang bisikan di tengah malam. Ya, ini cerita horor yang menegangkan, tapi tetap asik dibaca. Kisahnya tentang seorang anak yang berlibur dan bertemu dengan anak yang ternyata dikabarkan sudah meninggal.

Aku suka buku ini karena isinya adalah kumpulan cerita komik dan cerita teks biasa. Jadi tidak membosankan. Temanya juga beragam. Oh, iya ada selingan mengasah otak di beberapa halaman.

(Geus Rama, Bandung)