Thursday, December 11, 2008

Hore, 14 Desember 2008

Asyiknya Bermain di Alam


Pernah mendengar kata outbound? Sudah pasti sering ya. Outbound untuk anak sering diadakan oleh sekolah untuk merangsang si anak jadi lebih kreatif dan berani.

Outbound pada awalnya dulu diadakan bagi orang dewasa dan biasanya di perusahaan. Namun kini, kegiatan outbound bagi anak juga banyak diadakan. Selain juga karena trend, outbound bagi anak memang sangat banyak manfaatnya.


Manfaat Outbond

Ada tipe outbound yang hanya membolehkan anak mengikuti sendiri tanpa orangtuanya untuk nantinya bergabung dengan teman-temannya. Sedangkan jenis yang satu lagi justru ‘mendaulat’ orangtua untuk juga ikut serta dalam kegiatan outbound. Keduanya memiliki tujuan dan manfaat yang sam

a baiknya.

Sangat diharapkan setelah mengikuti outbound anak akan menjadi lebih berani, serta bila orangtua juga ikut serta diharapkan anak akan mendapatkan kembali figur orangtua yang selama ini sempat hilang karena kesibukan bekerja. Ini akan membuat anak lebih komunikatif dan mau terbuka dengan orangtua.


Dari sebuah kegiatan outbound akan bisa didapat beberapa manfaat seperti :

  • Komunikasi membaik. Bila memang outbound tersebut berhasil, kita akan memiliki pola komunikasi yang membaik, entah itu dengan orangtua maupun teman dan lingkungan sekitarnya.

  • Problem solving. Kemampuan kita memecahkan masalah akan dilatih dalam outbound. Contohnya saat si kita dan tim dapat berhasil memecahkan suatu teka-teki untuk mendapatkan poin tambahan. Sebelumnya, kita pasti telah mengerahkan pikiran untuk menganalisa dan mencari jawabannya.

  • Kreativitas. Berbagai macam permainan pun dirancang sedemikian rupa untuk merangsang kreativitas kita.

  • Keberanian. Anak yang semula memiliki rasa takut karena terbiasa dengan orangtua yang over-protective dapat ‘memaksakan’ dirinya untuk jadi lebih berani pada permainan yang menuntut keberanian seperti flying fox ataupun jalan di atas bambu.

DUKUNGAN PENUH


Sebagai anak, tentunya kita harus punya bekal kesiapan mental dan kemandirian. Mungkin saja kita sebenarnya tergolong mandiri, namun belum tentu terbiasa beraktivitas di luar ruangan, terutama dalam situasi dan kondisi seperti outbound.


Ada beberapa teman kita yang karena terlalu dilindungi orangtuanya maka ia tumbuh menjadi ‘anak mami’ yang mudah gentar jika menghadapi sesuatu yang asing atau di luar kebiasaannya. Ikut outbound pun mungkin akan menjadi sesuatu yang menakutkan bagi mereka. Untuk itu andil orangtuanya dan kita sebagai teman-teman tentu sangat diperlukan.


Jenis Permainan Outbound

Ingin ‘mengintip’ apa saja jenis permainan yang ada di dalam kegiatan outbound?

  • Flying fox : anak berpegangan pada peluncur dan meluncur turun di seutas tambang yang terbentang dari ujung satu ke ujung di sebrangnya.

  • Kayak : mendayung sendiri perahu kecil (kayak)

  • Panjat dinding : memanjat dinding ataupun jalinan tambang yang dibentangkan dengan tegak seperti dinding

  • Meniti jembatan tali / bambu : berjalan di atas jembatan yang terbuat dari tambang ataupun bilahan bambu

  • Pamper pole : berdiri di ketinggian sekiar 10 meter dan meloncat bebas ke bawah sambil tangan menggapai ke atas untuk menepuk sesuatu yang digantung tinggi. Biasanya pada outbound anak-anak yang digantung adalah boneka.


Tantangan Lain



Kalian suka tantangan? Cobalah berenang di Devil's Pool alias kolam renang setan. Dinamakan demikian karena letaknya di bibir Victoria Falls, air terjun terbesar dunia dengan ketinggian 108 meter dan panjang 1,7 km. Kolam renang ini diyakini sebagai yang paling berbahaya di dunia. Devil's bukanlah buatan manusia tapi ceruk alami di air terjun terbesar yang terletak di perbatasan Zimbabwe dengan Zambia.


Deretan karang alami yang muncul tepat di bibir jurang dan ceruk di ujung air terjun bisa dijadikan tempat berenang ketika air sedang dangkal dan tidak deras. Biasanya selama September sampai Desember. Di saat seperti ini, para perenang bahkan bisa melongok ke dasar jurang dari ujung air terjun itu tanpa perlu takut terseret derasnya air.


Tempat wisata yang terletak di benua Afrika ini tiap tahunnya dibanjiri wisatawan yang ingin melihat dasar air terjun dari puncaknya. Beberapa bahkan berani membiarkan diri terbawa arus deras sampai ke bibir air terjun sebelum mentok karena terhalang karang. Di bawah mereka, sejauh 108 meter, Sungai Zambezi mengalir deras.


Di bulan-bulan selain September - Desember, yang berani berenang di Devil's akan langsung terseret dan terempas di dasar Sungai Zambezi karena karang penghalang di bibir air terjun itu terendam air yang mengalir deras. Para wisatawan yang mengunjungi tempat itu mengatakan tempat ini lebih menyeramkan dari bungee jumping. Tapi seperti terlihat pada gambar, anak-anak pun banyak yang berani berenang di sana lho.



Dikenal dengan nama Mosi-oa-Tunya atau asap menggelegar dalam bahasa setempat, air terjun ini menumpahkan 500 juta liter air setiap menitnya dari bibir air terjun yang panjangnya tak kurang dari 1,6 km.
Pelangi yang dihasilkan dari uap air terjun ini bahkan bisa dilihat dari jarak 48 km. Total ada tujuh jeram utama yang termasuk dalam air terjun Victoria ini.


(ben)

No comments: