Friday, November 15, 2013

Hore, 17 November 2013


Membuat Kompos Yuk!


Kalian tahu kan kompos? Kompos adalah penyubur tanaman yang bisa kita buat dengan mudah. Ini ada cara praktis dan sederhana dalam membuat kompos dari sampah organik yang dihasilkan rumah tangga. Sampah-sampah organik seperti dedaunan, sisa sayuran, buah-buahan dapat dimanfaatkan menjadi kompos.

Membuat kompos merupakan bentuk dari recycle, salah satu unsur dari 3 R. Sehingga dengan mengolah sampah menjadi kompos berarti ikut membantu mengurangi permasalahn yang disebabkan sampah. Selain itu, kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan langsung sebagai media tanam ataupun pupuk organik.

Pengolahan sampahrumah tangga menjadi kompos dapat dilakukan oleh siapa saja, di mana saja dan dengan berbagai cara. Dalam artikel ini, Alamendah akan membagikan tips sederhana untuk membuat kompos yang bisa dilakukan oleh rumah tangga baik yang memiliki lahan kosong ataupun hanya memiliki sedikit lahan terbatas bahkan tidak memiliki lahan sama sekali.

Membuat Kompos di Halaman



Ini merupakan cara paling sederhana dalam membuat kompos namun hanya bisa dilakukan jika memiliki lahan (tanah) kosong.

Gali tanah sedalam 50-100 cm. Lubang dibuat dengan jarak minimal 10 meter dari sumur untuk menghindari tercemarnya sumur. Kemudian issi lubang dengan sampah organik yang telah ditiriskan. Tutup atau taburi sampah dengan tanah secara berkala untuk mengurangi bau.Jika telah penuh, tutup lubang dengan tanah.
Setelah tiga bulan, lubang dapat digali. Hasil galian dapat digunakan sebagai kompos sedangkan lubangnya dapat digunakan untuk membuat kompos kembali.

Membuat Kompos  Lahan Terbatas

Bagi yang rumahnya hanya memiliki sedikit lahan kosong, pembuatan kompos tetap dapat dilakukan. Sediakan drum atau sejenisnya. Lubangi kecil-kecil bagian dasar drum untuk rembesan air dari sampah. Tanam drum dengan kedalaman sekitar 10 cm dari permukaan tanah. Masukkan sampah organik ke dalam wadah (drum) setiap hari.Taburi dengan sedikit tanah, serbuk gergaji, atau kapur secara berkala.
       
Bila terdapat kotoran binatang bisa ditambahkan untuk meningkatkan kualitas kompos. Setelah penuh, tutup drum dengan tanah dan diamkan selama tiga bulan. Keluarkan isi drum dan angin-anginkan selama 2 minggu. Kompos sudah dapat digunakan.

Bagi rumah tangga yang tidak memiliki tanah atau lahan kosong, pengolahan sampah menjadi kompos dapat dilakukan dengan menggunakan ember, pot, kaleng bekas, atau sejenisnya. Benda-benda ini sekaligus nantinya dapat dijadikan pot.

Sediakan ember, pot, kaleng bekas, ataupun wadah lainnya.  Lubangi bagian dasar dan letakkan di wadah yang dapat menampung rembesan air dari dalamnya.Masukkan sampah organik ke dalam wadah (drum) setiap hari.Taburi dengan sedikit tanah, serbuk gergaji, atau kapur secara berkala. Bila terdapat kotoran binatang bisa ditambahkan untuk meningkatkan kualitas kompos. Setelah penuh, tutup drum dengan tanah dan diamkan selama dua bulan.Wadah siap dijadikan pot dengan kompos di dalamnya sebagai media tanam.

Manfaat Ekonomi:
  • Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah,
  • Mengurangi volume/ukuran limbah,
  • Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan
    asalnya.
Manfaat Lingkungan:
  • Mengurangi polusi udara akibat pembakaran limbah atau sampah,
  • Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan sampah.
Manfaat bagi tanah dan tanaman:
  • Meningkatkan kesuburan tanah,
  • Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah,
  • Meningkatkan kapasitas serap air tana,
  • Meningkatkan aktivitas mikroba tanah,
  • Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen),
  • Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman,
  • Mengurangi pertumbuhan atau serangan penyakit tanaman,
  • Meningkatkan retensi atauketersediaan hara di dalam
    tanah.


Semoga kalian terinspirasi  melakukan tindakan nyata dalam menangani permasalahan lingkungan utamanya sampah. Bahkan dengan cara-cara yang sederhana sekalipun.

No comments: