Friday, January 27, 2017

Hore Aku tahu, 29 Januari 2017

Yuk, Mengenal Jenis Ayam di Indonesia


Tahukah kalian saat ini disebut tahun ayam api oleh warna Tionghoa? Di Indonesia ayam bukanlah hewan yang aneh. Di Indonesia dikenal istilah ayam ras dan ayam bukan ras (buras, atau kampung).

Ke dalam kelompok ayam buras terdapat pula ras lokal ayam yang khas namun tidak dikembangkan untuk usaha komersial massal. Ayam-ayam ras lokal demikian sekarang mulai dikembangkan sebagai ayam sabung, ayam timangan , atau untuk acara ritual.

Berikut ini adalah ras lokal ayam di Nusantara yang telah dikembangkan untuk penampilan tertentu:

  •     ayam pelung, ras lokal dan unggul dari Priangan (Kabupaten Cianjur) yang memiliki kokokan yang khas (panjang dan bernada unik), termasuk ayam hias;
  •     ayam kedu (termasuk ayam cemani), ras lokal dan mulia dari daerah Kedu dengan ciri khas warna hitam legam hingga moncong dan dagingnya, termasuk ayam pedaging dan ayam hias;
  •     ayam nunukan, ras lokal dan mulia dari Nunukan, Kaltim, dengan bentuk badan tegap dan ukuran besar, keturunan ayam aduan, termasuk ayam pedaging dan hias;
Terdapat pula beberapa istilah untuk menyebut penampilan tertentu namun sifat itu tidak selalu eksklusif milik ras tertentu, seperti

  •     ayam walik (frizzle), ayam dengan bulu yang tidak menutupi badan tetapi tegak berdiri;
  •     ayam bali, ayam dengan leher tidak berbulu dan jambul di kepalanya, sekarang mulai dibiakmurnikan;
  •     ayam katai (bantam), istilah umum untuk ayam dengan ukuran kecil (proporsi panjang kaki dengan ukuran badan lebih kecil daripada ayam "normal"), terdapat berbagai ras lokal dan ras murni seleksi yang masuk kategori ini;
  •     ayam ketawa, ayam (jantan) seleksi dengan suara kokok terputus-putus seperti orang tertawa, diduga pertama kali sengaja diseleksi di Sulawesi Selatan, tetapi sekarang telah tersebar di berbagai tempat.

No comments: