Friday, November 27, 2015

Cernak, 29 November 2015

 

 

Penjual Anak Anjing

Hari ini Dita dan Dika bermain ke rumah Paman Gerdi. Kemarin Paman Gerdi berjanji akan mendongeng.Dan ternyata Paman Gerdi sudah menunggu mereka di halaman samping rumah yang teduh karena ada pohon mangga.

"Ada dua cerita yang ingin paman ceritakan. Dengarkan ya ..."

****


Pak Tani memiliki beberapa anak anjing yang ingin dijual. Ia melukis papan  iklan menjual anak anjing dan memakunya di tepi halaman rumah. Saat sedang mengetuk paku terakhir, Pak Tani  merasa pakaian overallnya ada yang menarik. Dia melihat seorang anak kecil di belakangnya di balik pagar.

"Pak," katanya,"Saya ingin membeli salah satu anak anjing Bapak"

"Yah," kata Pak Tani sambil mengusap keringat di belakang lehernya, "Anak anjing ini berasal dari induk yang baik."

Anak itu menundukkan kepalanya sejenak. Kemudian merogoh jauh ke dalam sakunya, lalu mengeluarkan genggaman jemari dan mengacungkannya ke petani. "Saya punya limapuluh ribu. Apakah itu cukup?"

"Tentu," kata petani itu dan  bersiul, "Ke sini, Dolly!"

Lalu keluarlah dari rumah seekor anjing dan  diikuti oleh empat bola-bola kecil berbulu yang berlarian. Anak kecil itu menekan wajahnya ke  pagar. Matanya menari-nari kegirangan.

Anjing itu berjalan ke pagar.Si anak kecil melihat sesuatu yang lain di dalam rumah anjing. Perlahan anak aning lain muncul. Sangat kecil. Turun  meluncur. Kemudian dengan cara yang agak kaku anak anjing kecil itu mulai berjalan  terpincang-pincang ke arah yang lain, melakukan yang terbaik untuk mengejar ketinggalan.

"Saya ingin yang itu," kata anak kecil sambil menunjuk ke anjing paling kecil.

Pak Tani berlutut di samping anak itu dan berkata, "Nak, kamu jangan mengambil  anak anjing itu. Dia tidak akan pernah bisa berlari dan bermain dengan kamu seperti anak  anjing lainnya ."

Anak kecil itu mendekati pagar, mengulurkan tangan, dan mulai menggulung satu kaki celananya. Dia memperlihatkan  penjepit baja  di  kakinya. Seperti sebuah kaki  khusus . Dia melihat kembali  ke  Pak Tani. Katanya, "Bapak lihat. Saya tidak bisa berjalan seperti anak-anak lainnya. Seperti anak anjing itu. Dan ia akan membutuhkan seseorang yang mengerti keadaan dirinya."

Akhirnya, Pak Tani memberikan anak anjing itu secara cuma-cuma kepada anak itu.

****

Seorang anak dan ayahnya berjalan di pegunungan. Tiba-tiba, anaknya jatuh, sakit dirinya dan berteriak: "AAAhhh!" Yang mengejutkan, ia mendengar suara berulang, di suatu tempat di gunung: "AAAhhh!"

Penasaran, ia berteriak, "Siapa kau?"

Dia menerima jawabannya, "Siapa kau?"

Dan kemudian dia berteriak ke gunung, "Saya mengagumimu!"

Suara itu menjawab, "Saya mengagumimu!"

Marah dibalas seperti meledek, ia berteriak, "Pengecut!"

Dia menerima jawaban, "Pengecut!"

Dia terlihat ayahnya dan bertanya, "Apa yang terjadi?"

Sang ayah tersenyum dan berkata, "Anakku, perhatikan."

Sekali lagi pria itu berteriak, "Kamu adalah juara!"

Suara itu menjawab, "Kamu adalah juara!"

Anak itu terkejut, tapi tidak mengerti.

Kemudian ayah menjelaskan, "Orang-orang menyebutnya ECHO ini, tapi benar-benar ini adalah HIDUP. Echo meberikan kembali segala sesuatu yang kita katakan. Begitu pula dengan diri kita. Jika  kita  ingin lebih banyak dicintai di dunia, ciptakan lebih banyak cinta di dalam hati  kita.Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kita lakukan. Baik ya dapat baik. Buruk ya dapat buruk"

***

Paman Gerdi menyudah dongengnya. Dita dan Dika merasa senang. Minggu depan mereka akan datang lagi.

Hore Aku Tahu, 29 November 2015

 Hati-Hati Musim Hujan!





Musim hujan datang. Kondisi cuaca bersuhu dingin, membuat kita lebih mudah terserang penyakit. Penyakit apa saja yang umum dialami anak saat musim hujan, dan bagaimana mencegahnya? Yuk kita cari tahu.


Demam dan Flu
Dua gangguan kesehatan ini paling rentan menyerang di musim hujan. Sebaiknya jangan disepelekan, gangguan ini merupakan gejala bahwa tubuh tengah membangun pertahanan melawan infeksi. Lebih tepatnya, demam bisa merupakan gejala aneka penyakit. Mulai infeksi ringan sampai yang serius.

Cara mencegah: Menjaga asupan makanan. Nutrisi yang cukup  akan meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Diare
Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan pola konsumsi makanan. Sebab penyakit ini umumnya disebabkan kuman atau virus yang biasa mencemari makanan dan minuman, apakah itu makanan buatan rumah ataupun makanan jajanan.

Cara mencegah: Jaga kebersihan. Pastikan setiap makanan dan minuman yang masuk ke dalam mulut adalah yang terjamin kebersihannya. Artinya, selain harus lebih higienis dalam mengolah dan menyiapkan makanan di rumah, sebaiknya jangan jajan sembarangan.





Demam Tifoid
Penyakit ini disebabkan bakteri Salmonella Typhi. Sumber penularan paling utama adalah air dan makanan yang terkontaminasi Bakteri Salmonella Typhi hanya hidup dalam tubuh manusia. Bakteri tersebut ditemukan dalam feses dan urine penderita. Penyebaran bakteri terjadi akibat aktivitas cuci tangan yang kurang bersih dari penderita setelah berkemih atau buang air besar.

Cara mencegah: Jaga kebersihan. Hindari jajan sembarangan. Selalu mencuci tangan sebelum makan. 

Demam Berdarah Dengue (DBD)

 
Memasuki musim penghujan, ancaman DBD kembali mengintai. DBD adalah penyakit infeksi virus, yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini menyerang sistem pembekuan darah. Ini bisa diketahui dari turunnya kadar trombosit dalam darah. Darah yang tidak bisa membeku akan mengakibatkan perdarahan.

Cara mencegah: Hindari perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti dengan cara 3M (menguras, mengubur dan menutup). Yaitu, menguras bak mandi, mengubur kaleng bekas dan menutup bak penampungan air.

Semoga kita semua dalam keadaan sehat selalu ya.

Arena KKPK, 29 Nov 2015

Rahasia Tanda Mata




Judul: Lady Jasmine

Penulis: Alvan M.A

160 halaman



Kalian sudah membaca buku fantasi? Kalau suka kalian harus membaca buku yang satu ini. Aku suka sekali membacanya. Sedikit aku bocorkan ceritanya ya.

Lily selalu mempertanyakan mengapa warna matanya berbeda dengan teman-teman maupun keluarganya. Tidak ada yang bisa memberi tahu cerita dibalik warna biru kristal itu, termasuk ibunya. Lily juga mempertanyakan ke manakah ujungnya labirin di belakang rumah majikannya. Apalagi ada peraturan dilarang keras memasuki labirin! Namun, bukankah beberapa peraturan dibuat untuk dilanggar? Saat semua majikannya pergi, diapun masuk kedalam labirin. Apa yang Lily alami selanjutnya menyingkap satu per satu rahasia kehidupannya. Namun untuk kembali hidup-hidup Lily harus berhadapan dengan amukan naga dan nafsu makan buaya yang sebesar taksi. Dari seluruh kejadian di labirin, hanya satu yang Lily syukuri, yaitu pertemuannya dengan Lavon.

Apa yang sebenarnya terjadi? Betulkah pertemuan itu merupakan takdir mereka? Nah, kalian kalau penasaran silakan teruskan membaca sendiri ya. Aku mau baca sekali lagi buku ini. Soalnya seru abis.

(Salsa, Palembang)

Friday, November 20, 2015

Hore, 22 November 2015

Kamus yang Bermanfaat



Kamus adalah sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata. Ia berfungsi untuk membantu seseorang mengenal perkataan baru. Selain menerangkan maksud kata, kamus juga mungkin mempunyai pedoman sebutan, asal usul (etimologi) sesuatu perkataan dan juga contoh penggunaan bagi sesuatu perkataan. Untuk memperjelas kadang kala terdapat juga ilustrasi di dalam kamus. Biasanya hal ini terdapat dalam kamus bahasa Perancis.

Kata kamus diserap dari bahasa Arab qamus  dengan bentuk jamaknya qawamis. Kata Arab itu sendiri berasal dari kata Yunani Ωκεανός (okeanos) yang berarti 'samudra'. Sejarah kata itu jelas memperlihatkan makna dasar yang terkandung dalam kata kamus, yaitu wadah pengetahuan, khususnya pengetahuan bahasa, yang tidak terhingga dalam dan luasnya. Dewasa ini kamus merupakan khazanah yang memuat perbendaharaan kata suatu bahasa, yang secara ideal tidak terbatas jumlahnya.


Kamus bisa ditulis dalam satu atau lebih dari satu bahasa. Dengan itu kamus bisa dibagi menjadi beberapa jenis yaitu:

Kamus Ekabahasa

Kamus ini hanya menggunakan satu bahasa. Kata-kata(entri) yang dijelaskan dan penjelasannya adalah terdiri daripada bahasa yang sama. Kamus ini mempunyai perbedaan yang jelas dengan kamus dwibahasa karena penyusunan dibuat berdasarkan pembuktian data korpus. Ini bermaksud definisi makna ke atas kata-kata adalah berdasarkan makna yang diberikan dalam contoh kalimat yang mengandung kata-kata berhubungan. Contoh bagi kamus ekabahasa ialah Kamus Besar Bahasa Indonesia (di Indonesia) dan Kamus Dewan di (Malaysia).

Kamus Dwibahasa

Kamus ini menggunakan dua bahasa, yakni kata masukan daripada bahasa yang dikamuskan diberi padanan atau pemerian takrifnya dengan menggunakan bahasa yang lain. Contohnya: Kamus Inggris-Indonesia, Kamus Dwibahasa Oxford Fajar (Inggris-Melayu;Melayu-Inggris). 
Kamus Aneka Bahasa

Kamus ini sekurang-kurangnya menggunakan tiga bahasa atau lebih. Misalnya, kata Bahasa Melayu Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin secara serentak. Contoh bagi kamus aneka bahasa ialah Kamus Melayu-Cina-Inggris Pelangi susunan Yuen Boon Chan pada tahun 2004.

Kamus istimewa merujuk kepada kamus yang mempunyai fungsi khusus. Contohnya:

Kamus Istilah
Kamus ini berisi istilah-istilah khusus dalam sebuah bidang tertentu. Fungsinya adalah untuk kegunaan ilmiah. Contohnya Kamus Istilah Fiqh.
 
Kamus Etimologi Kamus yang menerangkan asal usul sesuatu perkataan dan maksud asalnya.
 
Kamus Tesaurus (perkataan searti)Kamus yang menerangkan maksud sesuatu perkataan dengan memberikan kata-kata searti (sinonim) dan dapat juga kata-kata yang berlawanan arti (antonim). Kamus ini fungsinya ialah untuk membantu para penulis untuk meragamkan penggunaan diksi. Contohnya Tesaurus Bahasa Indonesia.
 
Kamus Peribahasa/Simpulan Bahasa Kamus yang menerangkan maksud sesuatu peribahasa/simpulan bahasa. Selain digunakan sebagai rujukan, kamus ini juga sesuai untuk dibaca dengan tujuan keindahan.
 
Kamus Kata Nama Khas
Kamus yang hanya menyimpan kata nama khas seperti nama tempat, nama tokoh, dan juga nama bagi institusi. Fungsinya adalah untuk menyediakan rujukan bagi nama-nama ini.

Arnea KKPK, 22 November 2015

Kisah Persahabatan Max dan Kendy




Judul: (Not) A Best Friend

Penulis: Queen

92 halaman


Kalian suka cerita persahabatan? Aku suka. Cntohnya buku KKPK satu ini.

Huh! Kendy benci semua yang dilakukan si keriting kribo itu! Kendy tidak suka Max yang punya papa yang pandai memasak nasi goreng. Kendy benci Max yang bisa membuat Pak Gopur tertawa. Kendy benciii!! Benci dengan Max yang tidak memiliki banyak hal tapi selalu terlihat senang dan bahagia! Itu yang membuat Kendy berpikir bahwa Max harus tahu apa yang dirasakannya selama ini.

Hmm, ada apa, sih, antara Kendy dan Max? Bukankah mereka bersahabat? Baca, deh, kisah persahabatan mereka hanya di buku ini! Ssst, pokoknya kalau menurut aku sih ceritanya seru banget.


(Salsa, Palembang)

Friday, November 13, 2015

Arena KKPK, 15 November 2015

Dunia Impian


Judul: Dunia Fay
Penulis: Qurrota Aini
180 hlaman




Dalam penglihatanku, dunia adalah tempat penuh warna. Mataku tidak hanya menangkap cahaya, tetapi juga suara. Setiap bunyi huruf memiliki warnanya sendiri:  “A” biru terang, “B” warna merah darah, “C” warna hijau lumut .... Setiap suara, sekecil apapun, memunculkan berbagai bentuk: spiral kemerahan, petir dengan warna kecoklatan, gelembung berwarna-warni ... semuanya muncul tanpa bisa kukendalikan.

Namun, aku tidak bisa bercerita tentang warna-warna itu kepada siapapun. Bayangkan seperti ini ... kamu harus mengabaikan keberadaan sesuatu yang sangat nyata. Sesuatu tentang dirimu sendiri. Atau kamu disebut gila. Dipandang seakan kamu alien. Bahkan sahabatmu pun tidak percaya.
Ini bukan khayalanku. Aku ingin membuka duniaku kepada siapapun yang ingin masuk ke dalamnya. Aku seorang pelukis, aku berupaya menuangkan apa yang kulihat ke atas kanvas.

Seru lho baca cerita ini. Aku saampai menitikkan air mata membacanya. Hiks.

(Salsa, Palembang)

Hore, 15 November 2015

Yuk, Mengenal Korps Marinir Indonesia


Tahukah kalian, setiap tanggal 15 November ada yang berulang tahun lho. Siapa ya? Salh satunya adalah Korps Marinir Indonesia. Siapa dia?

Korps Marinir Indonesia  adalah salah satu komando utama (Kotama) TNI Angkatan Laut. Dalam struktur organisasi TNI AL, Korps Marinir adalah sebuah Kotama sejajar dengan Kotama lain seperti Koarmatim, Koarmabar, Kolinlamil, Kobangdikal, Seskoal dan AAL. Cikal bakal Korps Marinir bermula dari tanggal 15 November 1945, di mana nama Corps Mariniers tercantum dalam Pangkalan IV ALRI Tegal sehingga tanggal ini dijadikan sebagai hari lahir Korps Marinir. 

Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertahanan No. A/565/1948 pada tanggal 9 Oktober 1948 ditetapkan adanya Korps Komando di dalam jajaran Angkatan Laut. Korps Komando Angkatan Laut (KKO AL) kembali menggunakan nama Korps Marinir sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Laut No. Skep/1831/XI/1975 tanggal 15 November 1975.

Kormar memiliki slogan "Jalesu Bhumyamca Jayamahe" yang artinya "Di Laut dan Darat Kita Jaya". Markas Korps Marinir terletak di Jalan Kwitang, Jakarta Pusat. Korps Marinir terdiri dari tiga brigade infrantri marinir. Satuan elit marinir TNI-AL dinamakan Intai Amfibi (Taifib) dan satuan anti-teror Marinir TNI AL dinamakan Detasemen Jala Mengkara (Denjaka).

Kekuatan


Meski tak dilengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) secanggih milik negara-negara maju, Indonesia patut berbangga hati terhadap Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL).

Pasalnya, Indonesia disebut-sebut memiliki kekuatan Korps Marinir terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat (AS) dan Inggris.

"Kekuatan Marinir Indonesia adalah yang terbesar ketiga di dunia setelah Amerika Serikat dan Inggris," kata Komandan Korps Marinir Mayjen TNI Buyung Lalana.

Buyung memaparkan, di dalam sebuah pertemuan tahunan persatuan Marinir tingkat dunia yang digelar di Hawai, Amerika Serikat beberapa waktu lalu, korps baret ungu ini mendapatkan sambutan hangat dari sejumlah negara adikuasa.

"AS bilang Anda negara kekuatan ketiga terbesar di dunia. Marinir yang berhasil membuat kita gentar. Saya berkunjung ke Indonesia dan Marinir punya yel-yel yang berhasil memprovokasi kami, buat gentar kita," ungkap Buyung menirukan pujian pihak Marinir AS.

Apresiasi dari Marinir AS terhadap Marinir Indoneisa tersebut memang bukan tanpa alasan. Buyung mengatakan, dari sejumlah kegiatan latihan bersama yang diadakan antara prajurit Marinir dari tiga negara (Indonesia-AS-Inggris), kegigihan prajurit Indonesia tak kalah dengan dua negara adikuasa tersebut.

Pendidikan

Mereka yang ingin menjadi Perwira Marinir dapat melalui akademi TNI AL dan khusus dari Sarjana lewat Komando Pendidikan TNI AL. 

Khusus untuk Calon Perwira Marinir yang dididik lewat Akademi TNI AL, 25 persen dari yang terpilih menjadi Taruna Korps Marinir akan merasakan dunia Marinir tatkala mereka dilantik menjadi Kopral Taruna. 

Pada tahap inilah para Taruna Korps Marinir mulai digembleng, ditempa dan dibentuk menjadi calon-calon Perwira Marinir yang handal dan profesional. Pada pangkat Sersan Taruna, mereka mulai dibekali mata kuliah kejuruan Marinir Tahap I. 

Pada saat ini, mereka diwajibkan untuk mengikuti antara lain: pendidikan Komando di Puslatpur Baluran-Banyuwangi untuk mendapatkan Brevet Komando serta mengikuti pendidikan kualifikasi menembak senapan dan pistol untuk memperoleh brevet senapan maupun menembak pistol. 

Pada pangkat Sersan Mayor Taruna mereka dibekali mata kuliah Kejuruan Marinir Tahap II, di mana di antaranya mereka diwajibkan untuk mengikuti pendidikan Para Dasar (terjun payung) untuk mendapatkan Brevet Para Dasar.

Usai pelantikan menjadi Perwira Marinir dengan pangkat Letnan Dua Marinir, para lulusan Akademi TNI AL ini masih digembleng lagi sebagai Perwira Siswa (Pasis) guna mendalami ilmu-ilmu ke Mariniran selama setahun.

Usai lulus dari pendidikan Pasis, barulah mereka resmi dikirim ke satuan-satuan tempur yang ada di Korps Marinir dengan jabatan awal sebagai Komandan Peleton. Di sinilah awal pengabdian mereka sebagai Perwira Korps Marinir.

Friday, October 30, 2015

Cernak, 1 November 2015

Hantu Berbisik





"Paul, bangun. Bangun."

Paul membuka matanya. Adiknya yang berusia lima tahun berdiri di samping tempat tidurnya.  Morgan dan ia memegang boneka kambingnya. Sinar bulan masuk ke jendela.

Sebuah buku komik yang digambar oleh dirinya tergeletak di samping Paul.  Rupanya Paul  tertidur saat memikirkan apa yang menarik berikutnya untuk dikomikkan..

"Ada apa, Morgan?" tanya Paul

"Aku tidak bisa tidur. Terlalu berisik di kamarku. "

"Kok bisa? "Paul mengusap matanya.

"Ada hantu di kamarku dan dia terus berbisik kepadaku. "

Paul duduk. Hantu berbisik?

Mereka berjingkat-jingkat menyusuri lorong gelap ke kamar tidur Morgan.

Pintu ditutup. "Aku menutupnya agar hantu tidak bisa pergi," jelas Morgan.

Paul berhenti di depan pintu kamar tidur orangtua mereka, bertanya-tanya apakah ia harus membangunkan mereka. Morgan membuka pintu ke kamarnya dan masuk ke dalam.

"Ayo," bisiknya, seperti biasa tidak takut apa-apa.

Paul menelan ludah, masuk, dan menyalakan tombol lampu. Ruangan Morgan penuh dengan cahaya lembut dari lampu di samping tempat tidurnya.

Paul melihat sekeliling di mainan, buku dan boneka binatang.

"Aku tidak mendengar apa-apa," katanya.

"Mungkin dia takut denganmu."

Paul tidak berpikir bahwa itu masuk akal. Hantu seharusnya untuk menakut-nakuti orang, tidak sebaliknya. Dia memutuskan untuk menunggu di kamar Morgan dan melihat apakah hantu itu akan datang kembali.

Paul mematikan lampu dan duduk di kursi goyang sementara Morgan meringkuk ke tempat tidur dengan bonekanya. Ruangan itu gelap dan Paul bisa mendengar detak jam di lantai bawah.

Paul  tertidur ketika ia tiba-tiba mendengar suara berbisik lembut. Datang dari dekat rak buku, di bagian paling gelap dari kamar Morgan. Morgan juga mendengar bisik-bisik.

"Paul, ksmu mendengarnya?"

"Ya. " Paul bangkit dan berjingkat ke saklar lampu dan menyalakannya. Ruangan dipenuhi dengan cahaya lagi. Tapi tidak ada hantu dan suara berbisik berhenti.

Morgan duduk. "Hantunya tidak suka cahaya."

Morgan memutuskan untuk tidur di kamar Paul pada sisa malam. Paul membantunya membawakan selimut dan bantal. Morgan kemudian tidur, tetap memegang bonekaya. Paul berbaring dalam gelap untuk waktu yang lama, tidak bisa tidur dan bertanya-tanya tentang hantu berbisik di kamar Morgan.

Paul bergegas ke kamar Morgan keesokan harinya untuk menyelidiki. Kamar tidurnya tampak normal. Dia menatap rak buku dari mana suara berbisik itu berasal. Tidak ada yang tampak keluar. Di rak-rak itu tampak  deretan buku, kerang, buah pinus dan ... stoples diisi dengan tongkat dan daun di mana ulat Morgan sedang tidur di dalam kepompong.

"Saya bilang, hantu tidak menyukai cahaya," kata Morgan, berdiri di ambang pintu. "Kami harus menunggu sampai malam untuk mendengar lagi."

Paul memikirkan hal itu. Dia memandang jendela dengan tirai tipis yang mengurangi sinar matahari pagi yang kuat. Dan ia punya ide.

Paul mengambil selimut dilipat dari kaki tempat tidur Morgan, kemudian pindah ke kursi goyang di samping jendela dan mencoba berdiri di atasnya.  Paul pergi ke kamarnya dan membawa kembali kursi meja dan meletakkannya di depan jendela Morgan. Dia berdiri di kursi dan mengangkat selimut, lalu menyelipkan satu ujung ke batang tirai dan kemudian dia turun dari kursi. Selimut menutupi jendela dan memblokir semua cahaya.

Paul membuat kembali  ke kamarnya. Dia datang kembali dengan senter dan menutup pintu ke kamar Morgan. Ruangan menjadi gelap.

Morgan bertepuk tangan. "Oh, bagus, sekarang kita bisa berbicara dengan hantu. Kita bisa bertanya siapa namanya. "

"Ssst!" kata Paul dan ia duduk di kursi goyang, menunggu sambil memegang senter dan menatap ke arah rak buku.

Segera suara berbisik lembut terdengar. Paulus mengarahkan senternya ke rak buku dan menyalakannya.

Putaran  cahaya menari-nari di rak buku tapi tidak ada hantu di sana. Namun berbisik terus.

"Mungkin dia tak terlihat," kata Morgan.

Paul bangkit dari kursi goyang dan pergi ke rak buku, menjaga senternya ditujukan mana berbisik itu berasal dari. Saat ia mendekat, cahaya dipantulkan dari botol kaca di rak, tabung dengan kepompong ulat dan tongkat dan daun. Paulus melihat sesuatu bergerak di dalam tabung dan dia membungkuk untuk melihat.

Ada ngengat besar di dalam tabung , sayapnya bergerak kesempitan! Itulah yang membuat suara hantu!

Morgan turun dari tempat tidur . "Ini sangat cantik," katanya.

Ibu Paul mengetuk pintu dan masuk. "Mengapa begitu gelap di sini?" tanyanya.

"Kepompong Morgan menetas," kata Paul. "Lihat, itu berubah menjadi ngengat."

Ibu mereka membungkuk untuk melihat. "Betapa indahnya."

"Saya pikir itu adalah hantu," kata Morgan. "Dia berbicara kepada saya."

Paul pergi ke kamarnya dan mengambil buku Tentang Serangga. Itu buku favoritnya karena memiliki gambar  banyak serangga. Dia meletakkannya di lantai dan membalik-balik halaman.

"Lihat, ini dia." Dia menunjukkan ibunya dan Morgan. "Ini adalah Luna Moth."

Malam itu,  bulan naik di atas atap dan mengintip melalui pohon-pohon halaman belakang, Morgan dan Paul membawa tabung dengan ngengat di luar dan meletakkannya di rumput. Ibu dan ayah mereka menyaksikan. Paul melonggarkan atas  tabung dan Morgan membukanya. Kemudian Morgan dan Paul berjalan kembali melintasi rumput basah ke tempat orang tua mereka berdiri. Bersama-sama mereka menyaksikan ngengat.

Besar, ngengat hijau tertekuk sayapnya dua kali dan kemudian, dalam momen ajaib, ia terbang keluar dari tabung dan ke udara. Llebih tinggi dan lebih tinggi terbang dengan cahaya bulan bersinar pada sayapnya dan kemudian menghilang ke dalam malam.

"Selamat jalan, Luna!" Morgan  melambaikan tangannya.

"Selamat jalan, Luna, " bisik Paul.  Malam itu ia mulai menulis bab baru  untuk buku komiknya. Sebuah bab tentang hantu berbisik.

Arena KKPK, 1 November 2015

Ingin Jadi Penulis






Judul: Diary Arcita
Penulis: Nada
108 halaman



Arcita adalah anak yang sangat ceria. Dengan penuh suka cita, Arcita menerima permintaan ummi dan abinya untuk mondok di Pondok Pesantren Ibadurrahman di Banten. Arcita memang bercita-cita menjadi hafizah alias seorang wanita yang hafal Al-Quran. Mengapa bercita-cita seperti itu? Karena menurut ummi dan abi, penghafal Al-Quran itu punya banyak keutamaan, salah satunya adalah selalu mendapat pertolongan Allah.
Cita-cita Arcita yang lain adalah menjadi penulis. Sayangnya, jalan untuk menjadi penulis dan hafizah tidak semulus bayangan Arcita, ada banyak rintangan menghadang. Alhamdulillahnya, berkat pertolongan Allah semua bisa terlalui dengan baik.

Aku suka buku ini karena aku juga ingin jadi poenulis. Penasaran nggak kamu? Mau tahu cerita lengkap petualangan Arcita di pondok? Yuk, baca cerita seru Arcita sampai selesai.

Hore, 1 November 2015

Sejarah Polisi Lalu Lintas di Indonesia



Sejarah lalu lintas di Indonesia tidak lepas dari perkembangan teknologi automotif dunia, yang berawal dari penemuan mesin dengan bahan bakar minyak bumi. Pada Jaman revolusi di Eropa terutama akhir abad 19 mobil dan sepeda motor mulai berkembang banyak diproduksi. Industri Mobil dipelopori oleh Benz yang perusahaannya berkembang sejak tahun 1886.

Pemerintah Hindia Belanda yang saat itu menjajah Indonesia mulai membawa mobil dan sepeda motor masuk ke Indonesia. Mulai munculnya aktivitas lalu lintas kendaraan bermotor di Indonesia. Ketika mobil dan sepeda motor bertambah banyak Pemerintah Hindia Belanda mulai merasa perlu mengatur penggunaannya.

Peraturan pertama di keluarkan pertama kali pada tanggal 11 Nopember 1899 dan dinyatakan berlaku tepat tanggal 1 Januari 1900. Bentuk peraturan ini adalah Reglement (Peraturan Pemerintah) yang disebut Reglement op gebruik van automobilen ( stadblaad 1899 no 301 ).

 Organ kepolisian sendiri telah ada lebih awal sejak jaman VOC, namun baru dipertegas susunannya pada masa pemerintah Gubernur Jenderal Sanford Raffles, masa pendudukan Inggris. Kantor - kantor Polisi baru ada di beberapa kota - kota besar seperti Jayakarta, Semarang, Surabaya, yang umumnya dipegang oleh Polisi Belanda.

Untuk mengimbangi perkembangan lalu lintas yang terus meningkat, maka pemerintah Hindia Belanda memandang perlu membentuk wadah Polisi tersendiri yang khusus menangani lalu lintas, sehingga pada tanggal 15 Mei 1915, dengan Surat Keputusan Direktur Pemerintah Dalam Negeri No. 64/a lahirlah satu organ Polisi Lalu Lintas dalam tubuh Polisi Hindia Belanda.

Dalam organ Polisi pada waktu itu ada empat bagian, yaitu bagian sekretaris, bagian serse, bagian pengawas umum dan bagian lalu lintas. Pada mulanya bagian lalu lintas di sebut Voer Wesen, sebagai jiplakan dari bahasa Jerman "Fuhr Wessen" yang berarti pengawasan lalu lintas. Organ ini terus disempurnakan, diberi nama asli dalam bahasa Belanda Verkeespolitie. artinya Polisi Lalu Lintas.

Penjajahan Jepang

Setelah Belanda menyerah kepada Jepang, dalam perang Asia Timur Raya maka pemerintahan Indonesia dikuasai oleh bala tentara Jepang. Segala aspek kehidupan ditentukan oleh kekuasaan Militer. Bidang lalu lintas juga diatur dan dikuasasi dengan cara militer. Dalam organ kepolisian hanya ada organ Kempetai (Polisi Militernya Jepang). 

Polisi Lalu Lintas tidak nampak dan tidak banyak diketahui prang pada masa itu, anggota Polisi Lalu Lintas yang bersedia bekerja sama dengan Jepang dan sudah berpengalaman sebelumnya mendapat tugas membentuk registrasi kendaraan bermotor terutama yang di tinggal pemiliknya karena suasana Jepang.

 Periode 1945-1950

Pada masa Proklamasi ini sudah nampak kegiatan Polisi Lalu Lintas setiap ada kegiatan di jalan raya. Banyak tokoh - tokoh polisi yang ikut aktif dalam mempersiapkan hari proklamasi bersama dengan tokoh - tokoh lainnya. Tokoh - tokoh Polisi tersebut antara lain R.S. Soekanto dan R. Sumanto.

Tanggal 19 Agustus 1945 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) menetapkan bahwa Polisi termasuk di dalam lingkungan Departemen Dalam Negeri. Hal ini berarti Jawatan Kepolisian Negara, secara administrasi mempunyai kedudukan yang sama dengan Dinas Polisi Umum dari Pemerintah Hindia Belanda.
Ketentuan tersebut diperkuat oleh suatu maklumat pemerintah tanggal 1 Oktober 1945 yang ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri, Menteri Kehakiman dan Jaksa Agung.

Tanggal 29 September 1945 Presiden mengangkat dan menetapkan R.S. Soekanto sebagai Kepala Kepolisian Negara R.l  yang pertama. Pengangkatan ini disamping suatu kehormatan juga tantangan, dimana pada masa itu bangsa Indonesia menghadapi perang melawan Belanda. Kekurangan, keterbatasan serta kesulitan yang datang silih berganti menjadi tantangan tersendiri.



Sekarang

Tuntutan akan Polantas yang Profesional dan Proporsional yang bercirikan Perlindungan, Pengayoman, Pelayanan kepada masyarakat, Penegakan Demokrasi dan Hak Asasi Manusia dalam rangka kepastian hukum dan terwujudnya kamtibcar lantas menuntut reposisi atas kedudukan serta pemulihan fungsi dan peranannya.


Dalam rangka mewujudkan tuntutan tersebut Direktorat Lalu Lintas telah menyusun Program Pembangunan Polisi Lalu Lintas 5 (Lima) tahun kedepan dan perubahan struktur organisasi menjadi organisasi yang berada langsung di bawah Kapolri, dengan maksud dan tujuan agar Masyarakat pemakai jalan memahami dan yakin kepada Polantas sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dalam kegiatan Pendidikan Masyarakat lalu lintas, penegakan hukum lalu lintas, pengkajian masalah lalu lintas, registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor dan pengemudi, demi tercapainya keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.
Hore, 

Friday, October 23, 2015

Cernak, 25 Oktober 2015




Teka-Teki Raja
oleh Benny Rhamdani 

Raja Persia sangat suka teka-teki. Dia selalu berteka-teki kepada penasehatnya yang berjumlah empat orang. Kadang-kadang Raja tahu jawabannya. Kadang juga dia tidak. Terkadang Raja yang bertanya, atau sebaliknya.

Suatu hari, tepat sebelum awal Ramadhan, bulan kesembilan dalam kalender Islam, Raja Persia bertanya, "Apakah suara yang paling merdu?"

Penasihat pertama segera berkata, "Oh, Yang Mulia, itui teka-teki sederhana. Suara paling merdu adalah suara seruling."

Penasehat kedua tidak setuju. "Ya, suara seruling memang merdu. Tapi suara paling merdu adalah suara harpa.."

Penasihat ketiga menggelengkan kepala dan menyatakan, "Seruling dan harpa memang membuat suara merdu. Namun, saya telah mendengar biola. Dan menurut saya suara biola paling merdu ."

Raja menatap penasihat keempat yang hanya tersenyum. Raja mengangguk padanya, berkata, "Hmm, tampaknya penasehat keempat belum siap memberikan jawaban. Aaku akan menunggu sampai siap."

Hari demi hari berlalu. Bulan Ramadhan dimulai. Raja Persia berhenti bertanya teka-teki dan menghabiskan lebih banyak waktu ibadah, seperti kebiasaan selama bulan Ramadhan.

Selama bulan Ramadhan, semua orang dewasa Muslim menahan diri dari makan dan minum antara fajar dan matahari terbenam. Puasa selama bulan Ramadhan adalah salah satu dari lima Rukun Islam. Puasa ini memiliki berbagi tujuan. Pertama, waktu dan energy yang biasanya dihabiskan menyiapkan makanan dan makan dapat diapakai untuk ibadah. Kedua, puasa mengingatkan kepada orang-orang miskin dan bagaimana rasanya menjadi lapar. Ketiga, puasa membantu mengajar orang mengendalikan diri dari hal-hal buruk.

Setelah matahari terbenami, mereka berbuka puasa atau disebut Iftar. Sering orang mengundang teman-teman untuk berbuka.

Jadi bukan hal yang aneh ketika penasehat keempat Raja dan tiga lainnya penasihat atas diundang Iftar suatu malam. Ketika Raja dan tiga penasehat lainnya tiba, mereka cukup terkejut. Penasehat keempat menggiring mereka ke ruang makan, tapi tidak ada piring-piring makanan di meja, hanya piring kosong. Mereka juga tidak mencium bau masakan apapun dari dapur. Mereka saling menatap penuh tanya.

Saat itu, seorang pria datang bermain suling. Itu adalah suara manis. Dia diikuti oleh seorang pria bermain kecapi, juga seorang bermain biola. Akhirnya, tiga musisi bermain bersama. Terdengar sama semua, karena perut mereka menggeram.

Akhirnya, salah satu pelayan dapur kecil datang, membawa panci sederhana dan sendok. Sendok digunakan untuk memukul piring pertama, Raja tersenyum lebar dan berkata, "Ya, ya, penasehat keempat saya. Anda benar. Bunyi paling merdu adalah suara piring dipukul ketika Anda lapar. Sebagai pepatah bilang, makanan yang paling enak adalah makanan yang Anda makan saat Anda lapar. "
Tiga penasehat lain tersenyum. Mereka membersi salam untuk penasahet keempat karena telah menjawab teka-teki Raja.

^_^ 

Arena KKPK, 25 Oktober 2015



Doa dan Harapan






Judul: Let's Make a WishPenulis Dyah Apriliani168 halaman


Apakah kalian pernah punya keinginan yang tidak bisa tercapai karena keterbatasan? Ya, kadang-kadang kita perlu menghadapi kenyataan, tidak semua yang kita inginkan jadi kenyataan. Seperti cerita Bintang ini.

Bintang bermasalah dengan jantungnya. Dokter melarangnya melakukan aktivitas berat. Padahal pertandingan basket tinggal dua minggu lagi. Sasa, ketua tim basket memperketat jadwal latihan. Bintang tak bisa menolak. Sampai dia jatuh pingsan pada saat latihan. Pada saat bersamaan, ibunya meminta Bintang ikut bimbel. Bintang lagi-lagi tak bisa menolak. 

Di sanalah Bintang bertemu Bulan. Bulan mengajarkan Bintang tentang mimpi dan harapan. Tentang asa dan kasih sayang. Bulan membuat Bintang bertanya-tanya, "Apa yang membuatnya berbahagia?" Mengikuti keinginan orang lain atau mendengarkan keinginannya sendiri?

Ceritanya sangat indah dan mengharukan. Aku suka sekali membacanya, dan ingin mengulanginya beberapa kali.

(Salsa, Palembang)

Friday, October 16, 2015

Cernak, 18 Oktober 2015




Payung Biru Ajaib
oleh Benny Ramdani

Tika menemukannya di gudang nenek tadi pagi. Sebuah payung berwarna biru. Bentuknya seperti kebanyakan payung tua. Memiliki pegangan yang melengkung dan tidak bisa dipendekan ketika dilipat. Tika tetap mengambilnya.

Sore ini Tika berencana jalan-jalan mengitari lembah sekitar rumah Nenek. Dia tak mau menghabiskan waktu liburannya hanya dengan berdiam di kamar dan menghabiskan kue buatan Nenek.

"Nenek, aku pinjam payung biru ini ya. Aku mau jalan-jalan sekarang," kata Tika sambil mendekati nenek yang tengah memasak pastel.

"Oh ... payung itu," Nenek kaget. "Ya, tapi jangan jauh-jauh. Pakai payung itu jika hujan saja."

"Iya, Nek." Tika kemudian berjalan meninggalkan rumah Nenek. Tika tidak bisa pamit kepada Kakek karena sedang pergi ke toko pupuk. Mungkin tak lama lagi pulang.

Tika menapaki jalan desa dengan riang. Dia kemudian memasuki pematang ladang palawija yang menghijau. Wuah, di kota mana bisa dia melakukan hal ini. Apalagi ada angin lembah yang bertiup.

Bagaimana rasanya berpayung di ladang? tanya Tika dalam hatinya. Dia pun membuka payung biru di tangannya. Plop. Payung terbuka.

Tik-tik-tik.

Lho, kok tiba-tiba hujan? Tika menarik payungnya agar berdiri tegak. Tika berusaha mencari pohon agar bisa berlindung.

"Hai, jangan dekati pohon besar itu. Bahaya kalau hujan begini," tiba-tiba terdengar suara di belakang Tika.

Tika menoleh. Seorang anak perempuan sebaya dengannya berdiri sekitar lima meter dari Tika. Dia juga memakai payung biru seperti Tika.

"Ayo ke rumahku saja," ajaknya.

Tika tak mengerti, tiba-tiba kakinya mengikuti langkah anak perempuan itu. Tak seberapa jauh berjalan, mereka tiba di depan sebuah rumah besar. Seperti kastil.

Anak perempuan itu menutup payungnya. Tika juga. Ajaib! hujan tiba-tiba berhenti.

"Namaku Zela. Selamat datang di rumahku," sapa anak perempuan itu ramah.

"Namaku Tika. Rumahmu besar sekali ya. Rasanya, aku baru melihat ada rumah besar di sekitar rumah nenekku," balas Tika.

"Mari masuk. Kamu pasti suka bermain di dalam," kata Zela.

Tika masuk tanpa ragu. Dia terkejut ketika melihat di dalam rumah itu ternyata banyak sekali wahana mainan. Ada jet coaster, komidi putar, bom-bom car, dan banyak lagi.

"Silakan pilih sendiri mainanmu," kata Zela. "Aku mau mengambil makanan dan minuman untukmu."

Begitu Zela masuk ke sebuah ruangan, Tika langsung bingung memilih. AKhirnya dia mulai naik jetcoaster. Ada petugas yang baik hati yang mebantunya. Begitu jetcoaster dijalankan, Tika langsung teriak nyaring. Wuuuah! Kencang sekali.

Setelah satu putaran selesai, Tika menuju wahana lainnya, yakni komidi putar. Ada patung kuda sembrani yang bisa ditunggangi. Tika memilih itu.

Saat komidi putar itu berputar, tiba-tiba dia mendengar suara ...

"Kau harus pergi dari sini secepatnya."

Tika bingung. Siapa yang bicara?

"Aku yang bicara. Kuda yang kamu naiki. Sebenarnya aku adalah anak perempuan sepertimu. tapi aku pergi dari rumah dan masuk ke rumah ini. Tapi aku keasyikan bermain dan lupa pulang. Akhirnya, Zela menyihirku jadi begini. Beberapa anak juga disihir jadi boneka di wahana puri boneka, dan sebagainya," jelas kuda sembrani.

Tika mulai ketakutan. Komidi putar  berhenti. Tika melihat Zela berdiri di dekat wahana sambiol membawa puding stroberi.

"Jangan makan puding itu," teriak suara kuda sembrani.

"Suara siapa itu?" tanya Zela.

"Sudahlah, kamu tidak usah bohong. Aku tahu akal licikmu. Kamu ingin menyhirku menjadi penghias istana mainanmu ini, kan?" tanya Tika berbalik.

Zela mendelik. Dia berubah begitu cepat menjadi seorang pertempuan keriput bermata besar.

"Cepat, buka payung ajaibmu!" tiba-tiba terdengar suara lainnya.

Tika segera membuka payung birunya. Plop. Bersamaan dengan itu hujan besar datang. Halilintar pun berdentam dan petirnya mengenai perempuan tua itu. Tiba-tiba semua wahanan mainan berubah. Beberapa anak kembali ke asalnya.

"Terima kasih, kau telah menyelamatkan kami. Sekarang tutuplah payungmu agar kamu bisa kembali," kata anak peremnpuan yang disihir jadi patung kuda sembrani.

Tika menutup kembali payungnya. Perlahan sekelilingnya berubah menjadi pemandangan ladang yang didatanginya tadi. Anak-ana itu telah  menghilang.

"Aku harus segera pulang dan menceritakan ini semua kepada nenek," ucap Tika.

^_^

Hore, Aku Tahu 18 Oktober 2015

Apakah kalian pernah k Inggris yang terkenal dengan jam Big Ben itu? Ada banyak hal mnarik di sana. Kita cari tahu yuk ada apa saja di sana.

Teater dan Seni


Teater dan seni adalah bagian hidup dari warga Inggris. Perjalanan kita di Inggris tidak akan lengkap tanpa menghadiri pertunjukan musikal. West End di London merupakan tempat dengan berbagai teater. West End sering mengadakan tur keliling negara. kita bisa menikmati pertunjukannya di London dan menikmati pertunjukan Wicked, Les Miserables atau Shrek the Musical. Kita juga bisa mengunjungi teater lainnya, yang akan mengisi sore hari kita  dengan nyanyian dan tarian.


Cornwall


Cornwall adalah rumah dari Eden Project, sebuah proyek lingkungan dengan ribuan jenis tanaman. Eden Project terdiri dari dua kubah raksasa yang menyajikan dua lingkungan berbeda: lingkungan tropis dan lingkungan mediterania. Atraksi ini telah berlangsung selama  satu dekade dan merupakan tempat yang menarik untuk dikunjungi.


Festival Musik


Para pencinta musik harus mengunjungi Reading atau Leeds di akhir musim panas untuk menikmati festival musik. Kedua festival dilaksanakan bersamaan. Jika tidak ingin melewati keduanya, kita bisa berkemah di sekitar sana. Glastonbury Festival juga merupakan festival seni besar yang sayang dilewatkan.

Hadrian’s Wall


Hadrian’s Wall di Northumberland dimasukkan sebagai situs warisa dunia UNESCO pada tahun 1987. Tempat ini merupakan monumen terpenting yang dibangun oleh Bangsa Romawi di Inggris. Tempat ini tidak dijaga, jadi kita bisa memanjat hingga tempat yang tertinggi. Di sana juga terdapat museum, yang akan menjelaskan sejarah Hadrian's Wall. Kita bisa berjalan di atas tapak kaki Bangsa Romawi saat menelusuri Hadrian's Wall.

Fish & chips dan Sunday roast



Warga Inggris identik dengan fish and chips, teh dan scone serta Sunday Roast Dinner yang tradisional. Banyak resto lokal yang menyajikan makanan tradisional setiap Hari Minggu dan kita harus mencobanya sewaktu  di Inggris.


(ben/net)

Arena KKPK, 18 Oktober 2015

Petualangan Laura di inggris


Judul: Laura and Her London AdventurePenulis: Sabrina156 hlaman



Kali ini aku mau cerita tentang serial Pink Berry Club yang seru lho. Ada banyak buku yang sudah aku baca. Tapi aku mau ceita yang satu ini dulu. 

Setelah berhasil mendapatkan beasiswa, Laura meninggalkan Perancis. Dengan berat hati dia pergi dari peternakan milik Bibinya. Sejak kecil Laura tidak mengenal Ayah, sementara Ibunya telah meninggal dunia. Laura bertekad hidup mandiri dan tak ingin lagi membebani Bibinya. Dengan kemampuan bahasa yang baik, Laura dapat beradaptasi di Inggris. 

Di Michigan Girls School Laura bertemu teman baru dari berbagai negara. Sayangnya tidak semua orang menyukainya, salah satunya Naomi. Siswa yang berasal dari Jepang ini berkali-kali membuat ulah dan menjebak Laura. Hingga akhirnya Laura dihadapkan pada sidang sekolah dan beasiswanya terancam dicabut! Berhasilkan Laura hidup mandiri?

Pokoknya, kalau kalian uka dngan kisa-kisah di luar ngeri akan suka dngan cerita ini.Bikin kita tambah ingin jalan-jalan k luar negri.


(Salsa, Palembang)

Friday, October 09, 2015

Cernak 11 Oktober 2015

Liburan Impian

oleh Benny Rhamdani


Sudah lama aku ingin liburan ke Korea. Terutama sejak aku senang mendengar lagu-lagu boyband asal Korea. Misalnya Super junior dan Big Bang.

"Lika, kenapa kamu suka lagu Korea? lagu Indonesia kan bagus-bagus," kata Wening teman seklasku saat main ke rumah. Dia kaget melihat kamarku yang penuh poster artis korea.

"Bosan sama lagu Indonesia," kataku sambil menari ala girlband Korea.

Aku tidak cuman suka lagu Korea, juga drama korea. Sampai-sampai Ibu marah karena aku nonton terus. "Kamu hanya boleh nonton hari Minggu saja," kata Ibu.

Padahal nilai-nilai rapotku tidak pernah turun lho gara-gara lagu dan drama Korea. Malah aku semangat belajar. Sampai satu hari Ayah berkata,"Kalau tahun ini kamu juara kelas lagi, Ayah akan ajak kamu liburan ke Korea."

Wuah, siapa yang tidak senang? Aku jadi tambah semangat belajar di kelas dan di rumah. Teman-temanku malah kebingungan karena aku tidak mau main lagi sama mereka. 

"Kamu kenapa tidak mau main ke rumahku lagi? Ibumu melarang?" tanya wening.

"Nggak. Aku ingin juara kelas lagi."

"Tapi setiap semester kamu memang juara kelas."

"Soalnya kali ini Ayah akan mengajakku ke Korea kalau berhasil juara kelas," kataku.

Ayah pun mengajak aku ke kantor Imigrasi membuat paspor. Ayah dan Ibu sudah punya karena mereka sering dinas ke luar negeri. Rasanya senang ketika seminggu kemudian melihat paspor itu jadi. Yiay, tinggal selangkah lagi aku ke Korea.

UAS tinggal sebulan lagi, aku makin rajin belajar. Kadang aku sampai larut malam. Sampai-sampai Ibu menegurku. "Sudah malam, jangan belajar terus. Waktunya istirahat," kata Ibu.

Aku tersenyum. Ibu lain susah payah menyuriuh anak lainnya belajar, Ibu malah memintaku berhenti belajar. tapi aku menuruti kata Ibu. Aku pun istirahat.

Waktu berlalu, aku pun menghadapi UAS. Aku tidak terlalu takut, karena sudah menyiapkan segalanya. Soal-soal dapat kujawab dengan mudah. 

Malam di hari UAS, di meja makan Ayah mengejutkanku di meja makan. "Ayah sudah urus tiket dan visa untuk kita bertiga liburan ke Korea," kata Ayah.

Ibu tersenyum. Padahal belum ada pembagian rapot. Sepertinya Ayah dan Ibu yakin aku bisa jadi juara kelas lagi.

"Begitu visa selesai, lalu liburan tiba, kita akan berangkat ke Korea," kata Ayah.

Mengetahui hal itu aku langsung mengabarkan ke Wening. Dia takjub dengar kabar dariku. Sampai kemudian Ayah mengabarkan visa sudah beres. Lalu hari pengambilan rapot tiba. Dan aku juara kelas!

"Tiga hari kita berangkat," kata Ibu.

Malamnya aku tak bisa tidur. Kuputar lagu-lagu Korea kesukaanku. Sampai aku terbangun esok paginya. Tapi ... kok? Kenapa aku demam ya? Ah, jangan sakit! Aku berusaha tak kelihatan sakit. Tapi Ibu melihatnya.

"Mukamu pucat," kata Ibu sambil memegang keningku. "Panas sekali. Kamu harus istirahat dan makan sup ayam."

Aku berusaha menghabiskan sup ayam buatan Ibu. Malamnya, aku tidak cuman demam. rasanya ada yang lain di wajahku.

"Lika, kamu kena cacar," kata Ibu.


Oh, aku jadi ingat Dimas yang kena cacar saat UAS. Apakah aku tertular darinya? Dan betul saja, keesokan harinya muka dan tubuhku penuh bintik-bintik. Agak gatal.

"Kita tidak akan diijinkan naik pesawat kalau cacar. Sedangkan cacar baru hilang sekitar satu minggu," kata Ibu.

Aku tertunduk kelu. Jadi aku tidak bisa ke Korea?