Friday, June 22, 2012

Cernak, 24 JUNI 2012




Mencari Kitty
oleh Benny rhamdani

Laela, seekor kupu-kupu cantik yang  tinggal di sebuah taman  indah penuh  bunga. Dia menghabiskan sebagian besar waktunya di semak mawar.

Suatu hari awan gelap muncul di langit dan dia melihat  guntur dan kilat. Tiba-tiba ia merasa seember air  mengalir turun dari langit. Laela berpegangan erat pada kelopak mawar, tapi ia tidak cukup kuat untuk menahan hujan.

“Tolooong!” Laela berteriak minta tolong tetapi tak ada yang  membantunya.

Laela berusaha terbang menepi di sebuah rumah. Ia berdiam sambil menunggu sayapnya kering.  Sampai akhirnya Laela  bisa melihat cahaya.

Kemudian, hujan berhenti dan matahari keluar.  Laela mengepak sayapnya dan terbang, meninggalkan dinding. Laela terbang di sepanjang deretan rumah, mengamati taman-taman sekitar rumah. Dia melihat taman bunga sekitar satu rumah yang lebih indah dari yang lainnya.  Saat ia menetap di di semak mawar, ia melihat seorang gadis menyiram kebun. Dia terbang ke gadis itu dan duduk di bahunya.

"Halo, nama saya Laela," sapa Laela.

Gadis itu melihat kupu-kupu di bahunya dan berkata, "Halo Laela, nama saya Shay. Saya akan  menyirami kebun. Tadi hujan turun sebentar."

Sementara Shay selesai menyiram kebun, Laela bercerita tentang pengalamannya saat hujan tadi.

Shay berkata,” Ya, tadi kucingku pun ketakutan mendengar Guntur. Dia sampai bersembunyi di bawah tempat tidur."  Tak lama kemudian Shay selesai menyiram. Dia mengajak Laela ke kamarnya.  Di kamar Laela terus menemani Shay belajar, bermain, dan hingga saat tidur tiba.

Laela berada di bantal tepat di samping Shay. Laela mulai menangis.

"Kenapa menangis?" Shay bertanya.

Laela menjawab, "Aku sangat sangat kecil dan segala sesuatu begitu besar. Aku berharap bisa sebesarmu. Tak seorang pun akan menangkapku  dan aku tidak perlu ketakutan melihat manusia.  Dan jika ada orang dalam kesulitan , aku tidak akan terlalu kecil untuk membantu mereka. "

"Kamu tinggal bersamaku saja agar tidak ada yang menangkapmu," kata Shay. "Sesungguhnya, ada kebaikan  menjadi makluk kecil. Kamu bersembunyi di sebuah tempat sempit sehingga tidak ada yang dapat menemukanmu. Kita hanya bisa menjadi diri kita dan kita harus mencoba dan membuat yang terbaik  bagaimanapun kita. "

Keesokan paginya, Shay mengajak Laela jalan-jalan.  Saat makan siang Shay waktu membuka pintu dan memanggil kucingnya, “Kitty, Kitty, waktunya makan siang." Namun, kucing itu tidak datang. Setelah satu jam tak dating, Shay  mulai khawatir. "Mudah-mudahan Kitty baik-baik saja," kata Shay kepada Laela.

Tiba-tiba Laela berkata,"Aku akan terbang di sekitar sini. Mudah-mudahan aku menemukannya."

"Ide bagus," kata Shay ".

Laela langsung terbang mencari Kitty. Dia melihat pohon yang tinggi dan memutuskan terbang ke bagian paling atas pohon karena dari sana dia  dapat melihat ke segala penjuru. Saat ia terbang dari satu sisi pohon, ia mendengar suara mengeong. "Mungkinkah Kitty," katanya pada dirinya sendiri.

Laela menemukan seekor kucing, dan itu Kitty! "Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Laela.

Kitty menjawab," Aku  dikejar  seekor anjing besar, lalu lari ke atas pohon ini.  Dan sekarang aku tidak bisa  turun. Aku takut  jatuh. "

"Tunggu kalau begitu," kata Laela, lalu terbang mengabari tentang Kitty kepada Shay.


Pohon itu sangat tinggi dan Shay tahu bahwa hanya sebuah truk pemadam kebakaran dengan tangga panjang bisa menyelamatkan Kitty. Dia tidak tahu apakah mereka bisa datang, karena mereka mungkin sibuk memadamkan api di suatu tempat. Tapi itu adalah satu-satunya harapan. Shay menelepon pemadam kebakaran dan menjelaskan situasinya kepada penerima telepon.

Petugas pemadam kebakaran itu sangat baik dan mengatakan mereka akan segera datang. Laela terbang kembali pohon dan mengatakan kepada Kitty kabar baik itu.  Kucing itu sangat senang dan dia mengatakan Laela akan menjadi sahabatnya selama-lamanya.

Mobil pemadam kebakaran datang dan mengangkat sebuah tangga panjang kearah pohon. Tak lama kemudian Kitty sudah kembali menapaki tanah. Shay memeluk Kitty dan dia berterima kasih kepada orang-orang di mobil pemadam kebakaran.

Saat makan bersama, Shay berkata, "Laela, kamu semalam mengatakan  terlalu kecil untuk membantu, kan? Buktinya, kamu telah membantu aku dan Kitty. Aku tak tahu apa yang akan terjadi jika tak ada pertolonganmu."

Laela senang mendengar itu dan ia merasa sangat bangga. "Sekarang aku tahu kita semua bisa membantu bahkan jika kita kecil."

^_^

No comments: